Menuju konten utama

BPBD Bandung Gelar Simulasi Bencana Dampak Sesar Lembang di Mal

Mal jadi lokasi edukasi potensi bencana Sesar Lembang karena pusat perbelanjaan ramai kunjungan dan berada di tengah kota.

BPBD Bandung Gelar Simulasi Bencana Dampak Sesar Lembang di Mal
BPBD Kota Bandung adakan simulasi mitigasi bencana gempa di pusat perbelanjaan, The Kings Shopping Centre, Kota Bandung, pada Selasa (23/9/2025). tirto.id/Amad NZ.

tirto.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menggelar simulasi mitigasi bencana di pusat perbelanjaan atau mal pada Selasa (23/9/2025). Lokasi yang dipilih adalah The Kings Shopping Centre jalan Kepatihan Nomor 11-17, Kecamatan Regol, Kota Bandung.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan bahwa simulasi merupakan rangkaian dari edukasi soal potensi bencana Sesar Lembang. Oleh sebab itu, simulasi tak hanya menyasar kewilayahan RT, RW, kecamatan maupun area pendidikan di Kota Bandung. Melainkan pula area pusat perbelanjaan yang ramai kunjungan dan berada di tengah kota.

"Ini bagian pelayanan ketahanan kota terhadap bencana. Ini simulasi swadaya. Kami berharap terus bergerak semua sehingga Kota Bandung menjadi kota yang tangguh bencana," kata Didi kepada wartawan di lokasi.

Ia menambahkan, dari pihak pusat perbelanjaan pun sudah ditunjuk petugas koordinator. Nantinya, petugas itu bakal bertugas untuk memandu para pengunjung ke jalur evakuasi, serta tata cara mitigasi bencana.

Menurutnya, kini telah ada sebanyak empat titik tangga evakuasi yang disediakan The Kings Shopping Centre. Selain itu, pusat perbelanjaan juga sudah menyiapkan materi mitigasi bencana lewat tayangan visual.

"[Jadi] mereka nanti bakal membuat video [mitigasi bencana] diputar setiap monitor di beberapa lantai," ungkapnya.

Adapun hingga sekarang, lanjut Didi, BPBD Kota Bandung masih menerima permintaan simulasi bencana. Warga Bandung dapat mengirim surat permintaan tersebut. Namun pihaknya belum bisa menerima semua permintaan lantaran keterbatasan personil.

"[Memang] untuk pembelajaran sangat tinggi, permintaan banyak. Kami akan menyesuaikan kapasitas kami. Kalau sehari hanya bisa sampai 4-6 simulasi," lanjutnya.

Sebelumnya, selain menggencarkan edukasi terhadap masyarakat, Didi menyebutkan pihaknya pun berencana menambah titik evakuasi dalam mengantisipasi Sesar Lembang. Jalur evakuasi dan lokasi pengungsian saat ini dinilai masih kurang.

Potensi gempa Sesar Lembang yang dinilai besar itu, membuat Pemkot Bandung berencana tambah jumlah lokasi evakuasi. Namun ia belum bisa merinci secara detail lokasi dan target selesainya penambahan tersebut.

Didi menambahkan, target besar penambahan titik evakuasi digencarkan pada kewilayahan. "Titik evakuasi kurang, berikutnya mau kami tambah setiap kecamatan," tambahnya.

Perlu diketahui saat ini terdapat enam titik jalur evakuasi Sesar Lembang di Kota Bandung sesuai Perda Kota Bandung Nomor 5 Tahun 2022. Pemkot Bandung menyiapkan jalur evakuasi di Taman Tegalega, Stadion GBLA, Gasibu, Alun-alun Kota Bandung, Sabuga, dan Lapangan Olahraga Arcamanik.

Mitigasi Bencana Gempa Bandung

BPBD Kota Bandung adakan simulasi mitigasi bencana gempa di pusat perbelanjaan, The Kings Shopping Centre, Kota Bandung, pada Selasa (23/9/2025). tirto.id/Amad NZ.

General Manager The Kings Shopping Centre, Deddy Djunaedi, menuturkan ratusan karyawan terlibat simulasi gempa bumi yang berlangsung kurang lebih 45 menit tersebut. Dalam simulasi mereka mesti ikuti skenario jalur evakuasi, lalu menangani apabila ada korban.

"Tujuannya untuk safety gedung dan terutama para pengunjung, apalagi [kunjungan] cukup padat. Jadi kami harus tau tentang penanggulangan mitigasi bencana," ungkap Deddy.

Ia membenarkan usai simulasi mitigasi bencana itu, pihaknya langsung membentuk koordinator lapangan. Nanti bakal ada tim yang siap siaga mengarahkan apabila terjadi bencana.

"Sisi keilmuan kami sudah memahami. Kami di gedung ini ada delapan lantai, empat titik tangga evakuasi. Teknis untuk jarak juga tidak terlalu susah," ujar Deddy.

Baca juga artikel terkait MITIGASI GEMPA atau tulisan lainnya dari Amad NZ

tirto.id - Flash News
Kontributor: Amad NZ
Penulis: Amad NZ
Editor: Siti Fatimah