Menuju konten utama

BGN Terima Anggaran Rp240,2 Triliun untuk Jalankan MBG pada 2027

Total alokasi anggaran untuk BGN pada 2027 turun dibandingkan 2026 yang mencapai Rp268 triliun.

BGN Terima Anggaran Rp240,2 Triliun untuk Jalankan MBG pada 2027
Petugas kebersihan membersihkan kaca ruang Pusat Pelayanan Terpadu Badan Gizi Nasional (BGN) di kantor BGN Jakarta, Rabu (29/7/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp240,2 triliun kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.

Alokasi dana ini ditujukan khusus untuk menjalankan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 72,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Berdasarkan dokumen Nota Keuangan beserta RAPBN TA 2027, sasaran program MBG mencakup kelompok usia dini hingga rentan, yakni balita, anak prasekolah, siswa sekolah dasar hingga menengah, santri di pesantren, serta ibu hamil dan ibu menyusui.

Pemberian makanan bergizi dan susu gratis ini dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah agar mampu menyerap ilmu pengetahuan secara lebih optimal, meningkatkan produktivitas, serta membentuk kebiasaan makan sehat dan memperkuat daya tahan tubuh.

Pemerintah menegaskan bahwa MBG merupakan langkah fundamental dalam menyiapkan daya saing bangsa.

"Program MBG merupakan investasi pada kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan gizi anak usia sekolah, yang dalam jangka panjang dapat berdampak pada kemampuan belajar yang akan berpengaruh pada produktivitas tenaga kerja dan meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi nasional," tulis pemerintah dalam Nota Keuangan RAPBN TA 2027, dikutip Rabu (19/8/2026).

Sebelumnya, pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah melalui BGN mengalokasikan anggaran sebesar Rp268 triliun untuk penyelenggaraan MBG dengan target mencapai 82,9 juta penerima manfaat.

Guna memastikan program berjalan efektif, higienis, dan akuntabel, pemerintah menetapkan lima arah kebijakan dan strategi utama pelaksanaan MBG pada 2027:

(1) Perbaikan tata kelola pelaksanaan program MBG secara komprehensif;

(2) Penataan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) termasuk adanya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk menjamin kualitas pemenuhan gizi dan layanan SPPG kepada penerima manfaat;

(3) Refocusing penerima manfaat program MBG;

(4) Pembentukan command centre program MBG untuk meningkatkan koordinasi antar lintas sektor; dan

(5) Penyusunan survei status gizi penerima manfaat program MBG.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto