Menuju konten utama

Bansos yang Akan Tetap Dilanjutkan dan Tidak pada 2026

Cek daftar bansos yang tetap dilanjutkan dan dihentikan pada 2026. Simak perubahan skema penyaluran, kriteria penerima, & informasi terbaru dari pemerintah.

Bansos yang Akan Tetap Dilanjutkan dan Tidak pada 2026
Warga memperlihatkan buku tabungan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kelurahan Jogotrunan, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (25/9/2025).ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/agr

tirto.id - Kepastian pencairan bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk tahun 2026 menjadi salah satu yang dicari informasinya. Apa saja bansos yang akan tetap dilanjutkan dan yang dihentikan tahun depan?

Bantuan sosial atau bansos merupakan salah satu program pemerintah yang diberikan dalam bentuk uang tunai, barang, maupun pembiayaan tertentu untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi rentan atau membutuhkan perlindungan sosial.

Dilansir laman resmi Dinsos Provinsi DIY, pada dasarnya, bantuan sosial bersifat selektif dan tidak diberikan secara permanen.

Artinya, tidak semua masyarakat berhak menerima bansos dalam jangka panjang. Namun, dalam kondisi tertentu, bantuan dapat disalurkan secara berkelanjutan selama penerima masih berada dalam risiko sosial, dengan catatan dilakukan evaluasi kelayakan secara berkala.

Daftar Bansos yang Akan Tetap Cair di 2026

Meski jadwal resmi pencairan belum dirilis, pemerintah memastikan sejumlah bansos tetap berlanjut dengan skema penyaluran yang lebih ketat dan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Bansos akan diprioritaskan bagi KPM yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4 sebagai kelompok paling rentan, serta desil 5 menjadi batas akhir penerima prioritas.

Adapun program bantuan sosial yang diperkirakan masih berlanjut pada 2026 antara lain:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Bantuan bersyarat yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan untuk mendukung kebutuhan dasar, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan, dengan nilai bantuan yang disesuaikan dengan kategori penerima seperti ibu hamil, anak usia dini, dan lansia.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Berupa bantuan saldo elektronik yang dapat digunakan KPM untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong, dengan nilai bantuan sekitar Rp200 ribu per bulan yang disalurkan sekaligus untuk beberapa bulan.

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

Difokuskan untuk membantu biaya pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat bersekolah dan menekan angka putus sekolah.

4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN)

Program pembiayaan iuran BPJS Kesehatan oleh pemerintah bagi masyarakat miskin agar memperoleh jaminan dan layanan kesehatan secara formal.

Daftar Bansos yang Diprediksi Akan Dihapus di 2026

Selain beberapa bansos yang dipastikan akan berlanjut di tahun 2026, ada juga program bansos yang dihentikan atau diperkirakan akan dihapus tahun depan, antara lain:

1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat

Pemerintah menilai BLT bersifat sementara dan hanya digunakan untuk merespons kondisi darurat, seperti pandemi atau lonjakan inflasi.

2. Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Bansos ini juga diperkirakan akan dihentikan, mempertimbangkan berkurangnya kebutuhan stimulus darurat bagi pekerja. Terakhir bantuan jenis ini diberikan pemerintah pada periode Juni-Juli 2025.

Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru bansos. Pantau terus perkembangan kebijakan dan jadwal pencairan bantuan sosial pada tautan berikut.

Baca juga artikel terkait BANSOS atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dicky Setyawan