Menuju konten utama

Banjir Sebabkan Jembatan Lebakngok Cirebon Terancam Putus

Jembatan Lebakngok merupakan salah satu akses penghubung masyarakat menuju pusat Kota Cirebon.

Banjir Sebabkan Jembatan Lebakngok Cirebon Terancam Putus
Kondisi jembatan Lebakngok di Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon yang hampir roboh akibat banjir dan longsor, Selasa (24/2/2026). Foto: CirebonBanget/Wibawa
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jembatan penghubung di RT 03 Lebakngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon longsor akibat diterjang banjir.

Jembatan tersebut merupakan salah satu akses penghubung masyarakat menuju pusat Kota Cirebon.

Camat Harjamukti, Yuki, mengatakan terdapat 150 Kartu Keluarga (KK) yang terdampak akibat longsornya jembatan tersebut.

“Jembatan ini longsor akibat adanya hujan deras lalu ada air kiriman dari Mandirancan yang mengakibatkan banjir dan menerjang jembatan ini pada tanggal 14 dan 15 Februari lalu,” kata Yuki, Selasa (24/2/2026).

Tak hanya perumahan warga yang terdampak, salah satu sekolah yakni SD Lebakngok dengan kurang lebih 200 siswa juga terdampak longsoran.

Peristiwa ini berawal saat badan jembatan yang longsor hanya satu perempat saja, namun sampai dengan Senin (23/2/2026) malam ada longsoran lagi berdiameter 20 cm.

“Sampai saat ini jembatan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja, untuk roda empat tidak bisa lewat termasuk mobil MBG tidak bisa,” jelasnya.

Dari peninjauan lapangan, masih terjadi getaran di area jembatan ketika orang melintas dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan perbaikan jembatan akan dimulai dalam waktu dekat.

“InsyaAllah tadi sudah berdiskusi dengan BBWS, alat berat akan diterjunkan untuk melakukan perbaikan pada Jumat (27/2/2026) mendatang untuk melakukan perbaikan jembatan,” katanya.

Selain melakukan perbaikan jembatan, nantinya juga akan dibuat terlebih dahulu pemecah arus agar air kiriman tidak menghantam langsung ke jembatan.

BBWS sendiri akan membuat tanggul darurat terlebih dahulu agar tidak menghantam tebing sungai.

“Nanti alat beratnya akan jalan dari sungai, karena medannya ini sangat berat, daerah ini juga kalau dalam geologi disebut batu lempung bermasalah jadi rentan erosi,” kata Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro.

Ia menganjurkan di lingkungan tersebut untuk tidak menebang pohon pada daerah tebing sungai agar tidak mudah longsor.

Perbaikan jembatan juga akan memanfaatkan batuan yang ada di sungai untuk melindungi pilar jembatan.

“Batuan sungai tersebut dimanfaatkan agar biayanya bisa lebih murah, dan dapat melindungi pilar jembatan tersebut,” tutupnya.

============

Cirebon Banget adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait JEMBATAN PUTUS atau tulisan lainnya dari Cirebon Banget

tirto.id - Flash News
Kontributor: Cirebon Banget
Penulis: Cirebon Banget
Editor: Bayu Septianto