Menuju konten utama

Bahlil Sebut Pembelian Minyak Rusia Lanjut dengan Skema G2B

Menteri ESDM Bahlil sebut Indonesia mulai beli minyak mentah Rusia lewat skema G2B. Tegaskan kedaulatan bangsa tak bisa diintervensi asing.

Bahlil Sebut Pembelian Minyak Rusia Lanjut dengan Skema G2B
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan pemaparan saat menjadi pembicara pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Jakarta Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Jumat (10/10/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, berujar pembelian minyak mentah (crude) dari Rusia merupakan bagian dari kontrak antar-pemerintah (government-to-government/G2G) yang kemudian dilanjutkan dengan skema pemerintah ke badan usaha (government-to-business/G2B).

"Saya mengatakan sekali lagi ya, bahwa pembelian crude dari Rusia itu merupakan bagian daripada kontrak G2G yang kemudian diakhiri dengan G2B," ujarnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).

Ia mengatakan, pemerintah saat ini mencari skala prioritas dalam mendatangkan crude ke Indonesia. Pertimbangan tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan aturan dan aspek keekonomian.

Menurut Bahlil, kepentingan masyarakat menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan sumber crude. Ia juga mengeklaim, kedaulatan Indonesia tidak boleh diintervensi pihak lain.

"Kita sekarang ini kan lagi kondisi global kayak begini, kita mencari skala prioritas mana yang duluan bisa mendatangkan crude kita, selama tidak menabrak aturan dan secara ekonomis masuk," tuturnya.

"Bayangkan, orang dunia lagi susah, kita masih milih-milih. Saya lebih mementingkan kepentingan rakyat daripada kepentingan lain, apalagi kedaulatan bangsa kita tidak boleh diintervensi oleh siapa pun. Karena kita menganut mazhab politik bebas aktif," lanjut Bahlil.

Ketika ditanya mengenai realisasi pembelian crude dari Rusia, Bahlil mengeklaim kerja sama tersebut sudah mulai berjalan.

"Sudah, sudah mulai jalan ya," ujarnya.

Baca juga artikel terkait IMPOR MINYAK atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah