Menuju konten utama

Bahlil Pastikan BBM B50 Berlaku 1 Juli 2026 Sesuai Jadwal

Bahlil memastikan BBM B50 mulai diterapkan 1 Juli 2026. Hasil uji coba mencapai 80-90 persen sukses dan dinilai lebih baik dari B40.

Bahlil Pastikan BBM B50 Berlaku 1 Juli 2026 Sesuai Jadwal
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Rakor tersebut untuk mengoordinasikan kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan penerapan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru B50 akan dimulai sesuai jadwal pada 1 Juli 2026.

"B50 sesuai dengan schedule itu kan 1 Juli 2026 akan diimplementasikan," ujar Bahlil di kompleks DPR RI, dikutip Selasa (16/6/2026).

Bahlil mengungkapkan akan menggelar rapat bersama tim uji coba dalam satu minggu ke depan untuk melakukan evaluasi final. Sementara itu, hasil uji coba yang telah berjalan menunjukkan performa yang positif.

"Sekarang kan kita uji coba terus semuanya. 80-90 persen dari hasil uji coba, alhamdulillah baik," katanya.

Menurut Bahlil, kualitas B50 dari sisi kadar air justru lebih baik dibandingkan B40 yang saat ini digunakan. Hal ini menjadi salah satu indikator positif bagi kesiapan BBM baru tersebut.

"Bahkan kadar airnya dibandingkan dengan B40 dan B50 itu lebih baik di B50," ucapnya.

Namun demikian, Bahlil menegaskan hasil akhir baru akan disampaikan kepada publik setelah rapat evaluasi final dengan tim uji coba selesai digelar.

"Hasil akhirnya akan kami sampaikan pada saat setelah rapat evaluasi final," ujarnya.

Sebagai informasi, B50 merupakan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dan 50 persen solar. Penerapan kebijakan ini diproyeksikan mampu menekan impor BBM dan meningkatkan nilai tambah komoditas sawit dalam negeri.

Baca juga artikel terkait BIODIESEL atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dipna Videlia Putsanra