Menuju konten utama

Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Kerahkan Warga untuk Penyambutan

Prabowo menegaskan yang terpenting bagi pemerintah bukan seremoni penyambutan, melainkan kerja nyata untuk rakyat.

Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Kerahkan Warga untuk Penyambutan
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri) menyampaikan pidato saat peresmian hasil program revitalisasi Cagar Budaya Nasional di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Revitalisasi tersebut menjadi tahap awal rencana besar PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengembalikan bangunan Stasiun Semarang Tawang ke bentuk aslinya yang dirancang oleh arsitek Belanda Sloth-Blaauboer dan dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada 1911 sebelum diresmikan pada 1914. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah untuk tidak lagi mengerahkan warga demi menyambut kunjungannya ke daerah. Permintaan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri akad massal 62.710 unit KPR rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

"Kalau saya datang, tidak perlu mengerahkan rakyat hanya untuk menyambut saya. Saya senang bertemu rakyat kalau memang mereka ingin menyambut saya. Tetapi kalau harus dikerahkan, saya kasihan melihat mereka menunggu berjam-jam di bawah terik matahari. Santai saja. Yang penting kita bekerja untuk rakyat," kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan permintaan itu setelah menceritakan pengalamannya berkunjung ke sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, dan Gorontalo.

Dia mengaku selalu merasakan sambutan hangat dari masyarakat di setiap kunjungannya, termasuk di Batang.

"Saya senang jika diundang ke daerah-daerah. Hari ini saya merasakannya di Batang. Beberapa waktu yang lalu, saya di Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo, dan berbagai daerah lainnya. Di mana-mana, saya merasakan hangatnya sambutan rakyat," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa yang terpenting bagi pemerintah bukan seremoni penyambutan, melainkan kerja nyata untuk rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di sela sambutannya dalam acara akad massal rumah subsidi yang turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, jajaran perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), serta sejumlah kepala daerah.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 200 penerima manfaat dari 10 bank penyalur hadir langsung di lokasi acara, sementara puluhan ribu penerima manfaat lainnya mengikuti acara secara daring dari berbagai daerah.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan keyakinannya bahwa rakyat telah merasakan sendiri kesungguhan kerja pemerintah tanpa perlu ditunjukkan lewat seremoni penyambutan.

"Saya yakin rakyat tahu bahwa pemerintah sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak memiliki kepentingan lain. Dengan demikian, hasil yang kita capai sungguh membanggakan, apalagi di tengah dunia yang penuh dengan tantangan," kata Prabowo.

Baca juga artikel terkait KUNJUNGAN PRESIDEN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi