Menuju konten utama

Apa Saja Dokumen yang Disiapkan untuk Daftar LPDP 2026 Tahap 1?

Simak informasi persyaratan umum dan berkas atau dokumen apa saja yang diperlukan untuk mendaftar seleksi beasiswa LPDP Tahun 2026 Tahap 1.

Apa Saja Dokumen yang Disiapkan untuk Daftar LPDP 2026 Tahap 1?
Ilustrasi Beasiswa. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pendaftaran beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 dibuka pada 22 Januari 2026. Simak apa saja dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mendaftar seleksi beasiswa LPDP 2026 Tahap 1.

Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) merupakan program beasiswa yang dikelola oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Fokusnya yakni untuk mendanai pendidikan tinggi jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).

Tujuan beasiswa LPDP adalah untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang kompeten, berintegritas, dan berkontribusi pada pembangunan nasional melalui pendidikan berkualitas.

Tahun 2026 ini terdapat beberapa perbedaan beasiswa LPDP dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya, skema beasiswa lebih fokus pada akselerasi pengembangan SDM, terutama dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), kendati masih ada skema beasiswa untuk bidang sosial dan humaniora (soshum).

Lalu, apa saja persyaratan dan dokumen yang perlu dipersiapkan sebelum mendaftar LPDP 2026 Tahap 1? Simak informasi dan penjelasannya berikut ini.

Persyaratan Umum LPDP 2026 Tahap 1

Skema beasiswa LPDP tahun 2026 cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Melansir unggahan di akun Instagram resminya (@lpdp_ri), LPDP tahun 2026 ini masih ada skema afirmasi atau targeted.

Perbedaannya yakni pada LPDP 2026, nama beasiswa LPDP afirmasi atau targeted tidak lagi sebagai nama program. Kali ini, hal itu menjadi kriteria atau latar belakang pendaftar sehingga akan ada syarat dan ketentuan khusus di samping persyaratan umum.

Berikut ini persyaratan umum LPDP 2026 Tahap 1:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Telah menyelesaikan studi:
    • Program D4 atau S1 untuk beasiswa jenjang magister
    • Program S2 untuk beasiswa jenjang doktoral
    • Program D4 atau S1 untuk beasiswa langsung doktor
  • Bagi pendaftar dari D4/S1 langsung doktor wajib memenuhi ketentuan:
    • Memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan
    • Memenuhi seluruh kriteria persyaratan sebagai pendaftar jenjang doktor (S3) Beasiswa LPDP
  • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi S2 tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi S3 tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang doktoral.
  • Pendaftar jenjang doktor yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK.
  • Melampirkan surat rekomendasi dari akademisi bagi yang belum bekerja atau dari atasan bagi yang sudah bekerja.
  • Pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kemendikti Saintek serta tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kemendikti Saintek yang menampilkan identitas pendaftar.
  • Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler dan tidak diperuntukkan bagi kelas eksekutif, kelas khusus, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk, kelas internasional khusus tujuan dalam negeri, kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi, atau kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
  • Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan persyaratan bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada masing-masing program beasiswa.
  • Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran.
  • Menulis profil diri, termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran
  • Menulis Personal Statement yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, dan kesiapan pendaftaran untuk melanjutkan studi.
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca-studi
  • Menulis proposal penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktoral
  • Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non-kejuaraan, dan pengalaman organisasi, pendaftar dapat mengisinya di aplikasi pendaftaran.

Dokumen Administrasi Pendaftaran LPDP 2026 Tahap 1

Mengacu pada persyaratan umum beasiswa LPDP 2026 Tahap 1, terdapat berkas atau dokumen yang harus dilengkapi saat pendaftaran. Hal ini dapat mendukung dan membuktikan kelayakan pendaftar untuk mengikuti seleksi ini.

Berikut ini dokumen pendaftaran LPDP 2026 Tahap 1 yang harus dipersiapkan:

  • KTP
  • Ijazah (disertai transkrip nilai dan konversi IPK sesuai ketentuan jenjang tertentu)
  • LoA Unconditional (untuk skema dan jenjang tertentu)
  • Surat rekomendasi sesuai format LPDP, baik dari akademisi maupun instansi/perusahaan
  • Surat usulan (khusus PNS/TNI/Polri) dibuat di tahun mendaftar
  • Skor bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) sesuai persyaratan skema beasiswa yang dipilih, dibuktikan dengan sertifikat dari lembaga resmi yang masih berlaku
  • Formulir diri dan esai atau personal statement
  • Esai komitmen kembali ke Indonesia dan rencana pasca-studi
  • Proposal penelitian bagi pelamar beasiswa program doktoral
  • Sertifikat prestasi atau kejuaraan atau publikasi ilmiah yang dimiliki dapat disertakan untuk diisi di aplikasi pendaftaran
Pembaca dapat mengakses artikel sejenis terkait beasiswa LPDP melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Beasiswa LPDP

Baca juga artikel terkait BEASISWA LPDP atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo