tirto.id - Masyarakat pengunjung Gelora Bung Karno (GBK) heboh karena mendengar suara mendesah yang berasal dari speaker yang terpasang di area tersebut.
Merespons kejadian itu, pengelola GBK menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian petugas yang memutar playlist non hak cipta.
"Hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa kejadian ini berasal dari kelalaian petugas yang memutar salah satu playlist bebas hak cipta (no copyright) tanpa melakukan pengecekan menyeluruh," tulis manajemen GBK melalui media sosial X dengan nama pengguna @love_gbk, Minggu (13/7/2025).
✍🏻Tanggapan Resmi GBK atas Kejadian Suara Tidak Pantas di Area Publik pic.twitter.com/X4cYWwCeta
— Gelora Bung Karno (@love_gbk) July 13, 2025
Selain itu, GBK juga memastikan kini pemutaran audio di areanya lebih diperketat, dalam hal ini hanya dapat diakses oleh personal terverifikasi. Selain itu, prosedur pengawasan konten dan pelatihan kedisiplinan teknis juga diperbarui untuk mencegah kejadian serupa.
"Kami memahami bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga. Kami menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan secara menyeluruh,” tutup keterangannya.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































