Menuju konten utama

Ada Apa di UNISBA & UNPAS Bandung, Kenapa Viral di Medsos?

Ada Apa di UNISBA & UNPAS Bandung? Simak fakta dan klarifikasi setelah kampus sempat dikepung & diserang gas air mata dan peluru karet oleh aparat keamanan.

Ada Apa di UNISBA & UNPAS Bandung, Kenapa Viral di Medsos?
Seorang peserta aksi mendapatkan perawatan di Aula Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba), Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/8/2025). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Video-video yang memperlihatkan suasana mencekam di kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Universitas Pasundan (UNPAS) pada Senin (1/9/2025) malam beredar luas di media sosial. Apa yang terjadi? Dan bagaimana situasi terkini?

Di akun X @barengwarga, unggahan-unggahan yang memperlihatkan suasana UNISBA dan UNPAS tadi malam ramai digeruduk netizen.

"Sebar luaskan! Sebar luaskan ke platform lain terutama TikTok tentang yang terjadi di Bandung dini hari ini. Aparat bukan menerbitkan, tapi pembantaian. Bisa kunjung profil kami melihat semua pembantaian,” tulis @barengwarga pada pukul 02.12 WIB dini hari tadi (2/9/2025).

Ada Apa di UNISBA & UNPAS Bandung?

Sekitar tengah malam hingga dini hari (2/9) tadi, kampus UNISBA dan UNPAS yang ada di kawasan Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung dikepung oleh satu kompi aparat yang diduga merupakan gabungan TNI dan Polri.

Video CCTV yang beredar memperlihatkan aparat yang menaiki kendaraan taktis (rantis) kemudian menyisir sekitar kawasan kampus. Dalam video lanjutan memperlihatkan banyaknya mahasiswa yang tumbang karena menghirup gas air mata yang disemprotkan dan tembakan dari peluru karet yang diduga dilakukan oleh aparat.

Unggahan @barengwarga yang lain juga mengatakan jika mobil ambulance mengalami kesulitan untuk masuk ke dalam kampus padahal mereka akan memberikan pertolongan pada mahasiswa yang membutuhkan penanganan medis.

“Saat ini ambulance tidak bisa memasuki area Unisba. Ambulance hanya bisa mendekat di titik terdekat yaitu Kampus ITB,” tulis @barengwarga lagi.

Dari pantauan TirtoID di CCTV UNISBA saat ini kondisi sudah kondusif dan tidak terlihat adanya aparat atau mahasiswa yang berkelompok di depan area kampus.

Penjelasan Polisi Terkait Insiden di UNISBA dan UNPAS Bandung

Setelah didesak untuk menjelaskan kronologi sebenarnya dari insiden yang terjadi di kampus UNISBA dan UNPAS Bandung tadi malam, Kepolisian Daerah Jawa Barat akhirnya membuat pernyataan resmi.

Mereka menceritakan jika aparat yang dimaksud mengepung kampus adalah pasukan yang memang biasanya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Bandung.

Saat itu mereka melakukan pengejaran terhadap oknum berpakaian hitam yang melakukan pembakaran di Jalan Tamansari. Oknum-oknum tersebut melarikan diri ke dalam kampus UNISBA dan melemparkan bom molotov ke arah aparat.

"Pada saat yang sama, muncul sekelompok orang berpakaian hitam yang diduga merupakan kelompok anarko. Mereka inilah awalnya yang menutup jalan dan membuat blokade di Tamansari sambil anarkis," jelas Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan dikutip Antara News (1/9).

Kombes Pol Hendra membantah jika jajarannya sengaja menyerang para mahasiswa di dalam kampus.

"Tim kemudian menembakkan gas air mata ke jalan raya, namun tertiup angin hingga ke arah parkiran Unisba. Inilah yang kemudian dijadikan bahan provokasi oleh kelompok anarko untuk membenturkan mahasiswa dengan petugas," terang Kombes Pol Hendra.

"Jarak petugas dengan kampus kurang lebih 200 meter dari kampus Unisba. Tidak ada pula tembakan gas air mata yang diarahkan ke kampus, semuanya diarahkan ke jalan raya, tempat kelompok berpakaian hitam berkumpul," tegasnya lagi.

Baca juga artikel terkait DEMO atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra