Menuju konten utama

84 Korban Luka Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Sudah Pulang

Sementara itu 17 korban luka kecelakaan kereta di Bekasi masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

84 Korban Luka Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Sudah Pulang
Tiga petugas Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter berbincang di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Pascainsiden tabrakan antara Commuter Line dengan KA Argo Bromo di stasiun tersebut, KAI Commuter menyatakan layanan KRL di lintas Bekasi–Cikarang rencananya akan mulai beroperasi normal pada Rabu (29/4) siang. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan perkembangan penanganan pelanggan terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Senin (4/5/2026), sebanyak 84 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

PT KAI menyatakan pendampingan terhadap pelanggan dan keluarga terdampak terus dilakukan hingga seluruh tahapan penanganan selesai. Perusahaan juga memastikan pemantauan kondisi pelanggan dilakukan secara berkala agar kebutuhan penanganan dapat terpenuhi.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pendampingan diberikan secara menyeluruh, baik kepada pelanggan yang masih dirawat maupun yang telah kembali ke rumah.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Selain itu, Anne menyebut KAI menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri. Dokumen yang diperlukan meliputi bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, lanjut Anne, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.

Sebagai bagian dari proses pemulihan, KAI juga menyediakan layanan trauma healing bagi pelanggan dan keluarga yang membutuhkan.

Anne pun menjelaskan pengajuan dapat dilakukan melalui Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur maupun melalui call center yang disediakan, yakni 0812-9660-5747. Pendampingan dapat dimulai melalui telemedicine dan dilanjutkan secara langsung sesuai kebutuhan.

Di sisi lain, KAI masih menangani barang bawaan pelanggan yang tertinggal saat kejadian. Hingga 4 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 115 barang ditemukan. Dari jumlah tersebut, 61 barang telah dikembalikan kepada pemilik, sementara 54 barang masih menunggu pengambilan.

Seluruh barang tersebut telah diamankan dan didata melalui layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur. KAI mengimbau pelanggan maupun keluarga yang merasa kehilangan barang untuk segera mendatangi posko guna proses verifikasi dan pengambilan.

“KAI menjamin setiap barang diproses melalui verifikasi yang cermat agar dapat kembali kepada pemilik yang berhak. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” kata Anne.

KAI menambahkan, Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur akan tetap dibuka hingga 11 Mei 2026 sebagai pusat layanan pendampingan, mulai dari informasi, koordinasi administrasi, layanan lanjutan, hingga dukungan psikologis.

“KAI akan terus memastikan seluruh proses pendampingan berjalan dengan baik agar pelanggan dan keluarga dapat melalui masa pemulihan dengan lebih tenang dan terarah,” tutup Anne.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN KERETA atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto