tirto.id - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan seluruh korban yang terseret arus Sungai Ciherang di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada Kamis (16/4/2026). Dari total enam warga yang sempat terhanyut, empat orang dinyatakan selamat, sementara dua lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan penyisiran sejauh 3,1 kilometer dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menuturkan seluruh korban hanyut Sungai Ciherang berhasil ditemukan. Korban terakhir yang berhasil dievakuasi adalah Agus (44).
Ade bilang, warga Kampung Neglasari, Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung itu ditemukan pada Kamis (16/4/2026). Dia dievakuasi dalam kondisi tak bernyawa seusai menolong korban terbawa hanyut arus Sungai Ciherang.
Ade membeberkan, tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Agus yang dikabarkan hilang. Relawan melakukan penyisiran sungai sekitar 3,1 kilometer dari lokasi kejadian.
“Pencarian dilakukan mulai pukul 08.00 WIB dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 3,1 kilometer dari lokasi kejadian (LKP) sampai Jembatan Rancamulya, dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU),” kata Ade dalam keterangan tertulis yang diterima kontributor Tirto, Kamis.
Ade menuturkan, tim SAR gabungan menerima laporan dari BPBD Kabupaten Bandung mengenai penemuan satu korban terseret arus Sungai Ciherang pada pukul 10.16 WIB, di koordinat sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Sepuluh menit kemudian, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Bedas Nambo untuk penanganan lebih lanjut.
Ade menjelaskan, dengan ditemukan Agus, tim SAR gabungan mengusulkan penutupan operasi pencarian. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Ia menyampaikan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal hingga seluruh korban dapat ditemukan,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak lima warga berupaya membantu seorang pelajar yang terbawa arus Sungai Ciherang di Kampung Girang, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada Rabu (15/4/2026).
Empat orang dinyatakan selamat bernama Indra (34), Ja A alias Geri Muhammad (34), Wildan (20), serta Ersih (50). Sementara korban meninggal dunia atas nama Ginasya (18), warga Kampung Girangdeukeut, Desa Banjaran Kota; dan Agus (44), warga Kampung Neglasari, Desa Ciapus.
Agus merupakan satpam SMAN 1 Banjaran, pada saat kejadian dia mencoba melakukan penyelamatan dengan berenang, akan tetapi derasnya arus dan tingginya debit air membuat ia ikut terbawa hingga tenggelam.
Penulis: Akmal Firmansyah
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































