tirto.id - Ribuan personel pengamanan akan dikerahkan untuk mengawal jalannya pertandingan Timnas Indonesia melawan China yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025) pukul 20.30 WIB, nanti malam.
"3.270 personel gabungan (yang akan mengamankan pertandingan di SUGBK)," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, saat dikonfirmasi, Kamis (5/6/2025).
Dia menyebut, personel dari Polri yang dikerahkan terdiri atas 2.678 jajaran Polda Metro Jaya, 254 jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, serta 338 BKO TNI dan Pemda. Kemudian, dalam pengamanan ini akan ada bantuan 1.309 stewards.
Ade Ary menerangkan bahwa untuk rekayasa lalu lintas masih bersifat situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.
Di sisi lain, Ade Ary mengimbau kepada para penonton yang hadir untuk mengikuti arahan petugas di lapangan. Dia juga mengajak para penonton yang akan hadir datang lebih awal untuk menghindari kepadatan dan penumpukan pengecekan awal.
“Hormati aturan stadion dan jaga nama baik klub serta suporter masing-masing,” ungkap Ade Ary.
Lebih lanjut, dia mengimbau agar para penonton tidak membawa senjata tajam, minuman keras atau barang terlarang lainnya. Terakhir, Ade Ary meminta para penonton tertib, damai, dan suportif.
Sebelumnya, Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, meminta kepada seluruh suporter yang akan menonton pertandingan Timnas Indonesia untuk tetap suportif. Hal itu harus dilakukan mengingat Indonesia sebelumnya sudah mendapat peringatan dari FIFA.
"Iya, intinya jaga sportivitas karena kemarin kan FIFA sudah juga mencatat ada diskriminasi. Makanya kita tidak boleh mengisi hampir 15 persen. Dan waktu itu juga kita melawan gini. Kita juga kena isu diskriminasi yang waktu itu kita kalah di playoff," ucap Erick Thohir di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Dia menerangkan, suportivitas para penonton juga menjadi cerminan dari wajah Indonesia. Oleh karenanya, para suporter harus menunjukan bahwa Indonesia tidak diskriminatif.
Di sisi lain, Erick Thohir optimistis bahwa Indonesia akan memenangkan pertandingan melawan China. Dia menargetkan Indonesia masuk di peringkat ketiga atau keempat.
"Seperti situasi kita lawan Australia waktu itu, kita kalah dan lawan Bahrain kita bounce back menang 1-0. Ya besok hitungannya kita harus menang. Kalau kita mau masuk di ranking 3 dan 4 untuk menuju playoff," ujar dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































