tirto.id - Polrestabes Bandung menangkap 131 orang dalam operasi pemberantasan premanisme di titik-titik rawan di Kota Bandung, Senin (19/5/2025). Rinciannya, sebanyak 56 orang ditangkap dalam operasi hari ini, sementara 75 lainnya ditangkap pada Rabu (14/5/2025).
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengatakan bahwa orang-orang yang ditangkap adalah mereka yang diduga melakukan aksi premanisme, seperti memalak pedagang di kios-kios pasar, melakukan pungutan liar.
"Dari yang diamankan hari ini, banyak yang kedapatan meminta uang secara paksa, baik kepada masyarakat umum maupun kepada pedagang di pasar. Termasuk, juga juru parkir liar yang memaksa meminta uang dari para pengunjung," kata Budi di Makopolrestabes Bandung, Senin (19/5/2025).
Budi mengatakan bahwa kepolisian akan memeriksa orang-orang yang terjaring dalam operasi tersebut. Mereka yang memenuhi unsur tindak pidana akan diproses secara hukum. Sementara itu, mereka yang tak terbukti melanggar akan mendapat pembinaan.
"Seperti yang sudah menjadi komitmen kami, tidak ada tempat untuk premanisme di Kota Bandung," terang Budi.
Budi juga menjelaskan bahwa dalam di antara para terduga preman yang ditangkap, ada yang kedapatan penangkapan membawa senjata tajam hingga narkotika.
“Ada beberapa yang awalnya ditangkap karena premanisme, tapi ternyata juga terlibat narkoba, seperti kedapatan membawa ganja," ujar Budi.
Penulis: Akmal Firmansyah
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id


































