tirto.id - Para ilmuwan mengumumkan penemuan fosil dinosaurus raksasa baru bernama Nagatitan chaiyaphumensis di Thailand. Spesies ini diyakini menjadi dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara.
Dinosaurus Nagatitan itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 27 meter dan berat hampir 30 ton, setara dengan sembilan gajah dewasa.
Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Scientific Reports dan langsung menarik perhatian dunia paleontologi karena memberikan gambaran baru tentang evolusi dinosaurus raksasa di kawasan Asia.
Fosil Nagatitan ditemukan di Provinsi Chaiyaphum, Thailand timur laut, setelah seorang warga lokal melaporkan keberadaan batuan aneh di tepi kolam pada 2016.
Setelah hampir satu dekade proses penggalian dan penelitian, ilmuwan memastikan fosil tersebut berasal dari Sauropoda herbivor berleher panjang yang hidup sekitar 100–120 juta tahun lalu pada periode Kapur Awal.
Peneliti meyakini dinosaurus ini berkembang di lingkungan panas dan semi kering yang memungkinkan sauropoda tumbuh menjadi hewan darat terbesar di bumi.

Fakta-fakta Penemuan Fosil Dinosaurus Baru
Berikut sejumlah fakta-fakta penting penemuan fosil dinosaurus baru di Thailand, yang dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (15/5/2026) dan National Geographic pada Kamis (14/5/2026):
1. Ditemukan di Thailand
Ilmuwan mengidentifikasi spesies dinosaurus baru bernama Nagatitan chaiyaphumensis. Fosil Nagatitan ditemukan di Provinsi Chaiyaphum, Thailand timur laut.Tulang dinosaurus pertama kali ditemukan oleh warga bernama Thanom Luangnan di Provinsi Chaiyaphum setelah melihat batu aneh di tepi kolam pada 2016 lalu. Luangnan lalu melaporkan temuan tersebut kepada Departemen Sumber Daya Mineral Thailand.
2. Disebut sebagai dinosaurus terbesar di Asia Tenggara
Nagatitan diperkirakan memiliki panjang sekitar 27 meter dan berat hampir 27-30 ton, setara sekitar sembilan gajah dewasa. Para ilmuwan menganggapnya sebagai dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara.3. Termasuk kelompok sauropoda berleher panjang
Dinosaurus ini merupakan Sauropoda herbivor raksasa dengan ciri khas leher panjang, ekor panjang, kepala kecil, dan kaki besar seperti pilar.Dengan tubuh besar dan leher panjang, sauropoda dapat bergerak luas di area terbuka sambil memakan pepohonan dan mengunyah tumbuhan seperti pakis purba, ekor kuda, dan tumbuhan rendah lainnya.
4. Hidup sekitar 100-120 juta tahun lalu
Nagatitan diperkirakan hidup pada periode Kapur Awal (Early Cretaceous) ketika wilayah Thailand masih beriklim panas dan lebih dekat ke khatulistiwa.5. Proses penggalian berlangsung hampir satu dekade
Fosil mulai ditemukan pada 2016, namun proses ekskavasi dan penelitian baru selesai pada 2024 karena ukuran dan kompleksitas penggalian.6. Menjadi fosil Sauropoda paling lengkap di Thailand
Peneliti menyebut spesimen ini jauh lebih lengkap dibanding temuan dinosaurus Thailand sebelumnya yang umumnya hanya berupa fragmen tulang.7. Namanya terinspirasi dari mitologi Asia Tenggara
Nama “Nagatitan” berasal dari Naga, makhluk mirip ular dalam beberapa tradisi keagamaan Asia yang sering digambarkan di kuil-kuil Thailand.8. Iklim purba Thailand membantu dinosaurus tumbuh raksasa
Pada masa Nagatitan chaiyaphumensis hidup sekitar 100-120 juta tahun lalu, wilayah Thailand berada lebih dekat ke garis khatulistiwa dibanding posisi geografisnya saat ini. Kondisi tersebut membuat iklimnya jauh lebih panas.9. Nagatitan hidup di wilayah semak belukar
Berdasarkan petunjuk geologi dan fosil tumbuhan yang ditemukan di lapisan batuan tempat Nagatitan terkubur, para ilmuwan memperkirakan wilayah itu berupa semak belukar terbuka yang relatif kering, bukan hutan lebat seperti sebagian besar Asia Tenggara modern.10. Rekonstruksi ukuran aslinya sudah dipamerkan
Model ukuran penuh Nagatitan kini dipajang di Thainosaur Museum, Bangkok, Thailand sebagai salah satu atraksi paleontologi terbesar di Thailand.Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































