Menuju konten utama

Wisuda UPH 2025 Utus 1.921 Lulusan Jadi Pemimpin Berintegritas

Melalui prosesi wisuda tahun 2025, UPH mengutus 1.921 lulusannya untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan memberikan dampak positif pada masyarakat.

Wisuda UPH 2025 Utus 1.921 Lulusan Jadi Pemimpin Berintegritas
WISUDA UPH 2025 - REMARKS WISUDAWAN- Edwin Hidayat Abdullah (Doktor Manajemen), Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika. (Sumber: Universitas Pelita Harapan)

tirto.id - Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi melepas 1.921 lulusan melalui acara Wisuda Tahun Akademik 2024/2025. Seremoni wisuda pada 15-16 Mei 2025 ini bukan sekadar kegiatan rutinan untuk merayakan kelulusan mahasiswa.

Momentum wisuda itu sekaligus meneguhkan komitmen UPH untuk menyiapkan generasi unggul yang siap memberikan pelayanan. Melalui prosesi wisuda yang bertajuk "A Mind of Excellence" tersebut, UPH mengutus lulusannya untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan berdampak di tengah masyarakat.

Saat menyampaikan sambutannya, Rektor UPH, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., mengapresiasi segala kontribusi para lulusan saat menjadi mahasiswa di Universitas Pelita Harapan.

"Saya sangat bangga karena para lulusan UPH telah menunjukkan prestasi luar biasa, baik di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di UPH benar-benar unggul dan berdampak," kata dia di hadapan wisudawan.

Rektor pun sempat menerangkan kemajuan terbaru di kampus UPH, terutama peresmian Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Artificial Intelligence (FAI) pada tahun 2025.

Dia menegaskan, kehadiran dua fakultas tersebut membuktikan komitmen UPH menjawab tantangan dan kebutuhan masa depan. Pembentukanya juga makin memperkuat peran UPH sebagai salah satu universitas unggulan di Indonesia.

Di penghujung sambutannya, Rektor UPH menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua, dosen, dan seluruh komunitas di Universitas Pelita Harapan karena telah mendukung perjalanan para lulusan hingga berhasil diwisuda.

"Selamat kepada semua wisudawan dan wisudawati. Kami mengutus Anda untuk menjadi misionaris di tengah-tengah masyarakat. Kiranya Tuhan menyertai kontribusi Anda di tengah masyarakat dan di dunia," ujar Rektor UPH.

Pelaksanaan prosesi Wisuda UPH 2025 yang berlangsung di Grand Chapel, UPH Kampus Lippo Village, Karawaci, Tangerang, melibatkan ribuan lulusan di program Doktor, Magister, Sarjana, hingga Sarjana Terapan. Acara wisuda kali ini dihadiri segenap jajaran rektorat, pimpinan fakultas, guru besar, hingga keluarga dan kerabat wisudawan UPH.

Lulusan Universitas Pelita Harapan yang menjalani wisuda tahun ini berasal dari 14 fakultas di UPH Kampus Lippo Village dan Kampus Pascasarjana. Adapun 14 fakultas UPH itu adalah Fakultas Sains dan Teknologi (FAST), Fakultas Desain (FD), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Musik (FM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hospitality dan Pariwisata (FHospar), Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)/Teacher College (TC), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Keperawatan (FKep), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Psikologi (FPsi), dan Fakultas Pascasarjana Pendidikan (FPP).

Pesan Inspiratif untuk Wisudawan UPH

Saat menghadiri seremoni Wisuda UPH 2025, pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), Dr. (H.C.) James Riady, turut menyampaikan pesan khusus kepada wisudawan.

Dr. James berpesan bahwa wisuda bukanlah titik akhir, tapi permulaan fase baru dalam kehidupan. Pada fase ini, para lulusan UPH harus siap berkiprah di dunia yang senantiasa berubah secara politik, ekonomi, maupun teknologi.

Maka itu, Dr. James menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas, karakter kuat, dan ketekunan dalam menapaki jalan karier maupun kehidupan pribadi. Dia pun membagikan petuah bijak dari ayahnya sekaligus Pendiri Lippo Group, Dr. Mochtar Riady, tentang pentingnya memelihara mimpi besar sembari tetap berani memulai hal baru dari langkah-langkah kecil.

"Banyak orang ingin sukses dan kaya dengan cepat, tapi keberhasilan sejati datang kepada mereka yang mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Anda harus belajar membangun kedisiplinan, mengasah keterampilan, dan melatih kepekaan terhadap peluang," kata Dr. James.

"Semoga hari ini bukan sekadar hari kelulusan, tetapi menjadi awal dari fase baru kehidupan untuk setia dan selalu berjalan sesuai kehendak Tuhan di setiap langkah kalian," dia melanjutkan.

Dr. James juga mengajak para lulusan UPH merenungkan kembali hal yang benar-benar penting dalam hidup. Dia mengingatkan pentingnya belajar merasa cukup, seperti yang ditulis oleh Rasul Paulus dalam Filipi 4:11-13.

Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Dr. James pun mengaku masih terus belajar untuk merasa cukup dalam berbagai situasi, baik suka maupun duka. Ia menekankan, kehidupan akan selalu dipenuhi ujian. Namun, sebagaimana ajaran dari Rasul Paulus, manusia dapat menghadapi semuanya dengan kekuatan dari Tuhan.

Menutup pesan-pesannya, Dr. James berharap para wisudawan UPH 2025 bisa hidup setia mengikuti kehendak Tuhan. "Bukan untuk mengejar kekayaan atau ketenaran, tapi agar saat hidup kita berakhir, orang-orang mengenang kita sebagai pribadi yang hidup dengan benar dan berkenan di hadapan Tuhan," ucap dia.

Dalam acara wisuda yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Tri Munanto, mengingatkan tantangan yang harus dihadapi oleh para lulusan perguruan tinggi di dunia kerja pada era revolusi industri 4.0 dan transformasi digital.

Kendati teknologi kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat, menurut Munanto, manusia tetap memiliki keunggulan dari segi karakter, nilai-nilai kemanusiaan, dan ketetapan hati untuk melayani. Sejumlah keunggulan itu membuat manusia tetap layak menjadi pemimpin di dunia masa depan.

Munanto juga mengutarakan optimismenya bahwa UPH sebagai institusi pendidikan dengan akreditasi Unggul, memiliki komitmen kuat dalam membentuk lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, dan siap membawa dampak di masyarakat.

Menutup sambutannya, dia meminta kepada para wisudawan UPH untuk terus belajar dan berinovasi. "Jangan pernah berhenti belajar. Dunia membutuhkan pribadi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki hati untuk menginspirasi. Jadilah pemimpin yang membawa terang dan menjadi berkat," ujar Munanto.

Testimoni Wisudawan UPH 2025

Wisuda UPH 2025 menjadi momen spesial bagi Dr. Edwin Hidayat Abdullah, S.E., M.P.M. Dia kini telah resmi menjadi lulusan Program Doktor Manajemen UPH.

Selama menempuh pendidikan program doktor di UPH, Direktur Jenderal Ekosistem Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) itu mendapatkan pengalaman berharga.

Menurut Edwin, pendidikan di UPH turut membentuk cara berpikirnya. Bagi dia, menempuh kuliah doktoral bukan sekadar untuk menimba pengetahuan atau memperoleh gelar. Kuliah doktoral di UPH juga membangun cara berpikir lebih jernih, mendalam, dan penuh tujuan.

Edwin menegaskan, gelar ‘Doktor’ bukan sekadar titel, melainkan panggilan untuk berpikir lebih baik, bertindak lebih bijak, dan melayani dengan setia. Ia pun menyatakan bahwa UPH telah menyiapkan lulusannya untuk menjadi akademisi yang cerdas sekaligus berintegritas.

"Mari kita tidak memakai gelar ini sebagai lencana kebanggaan, tapi sebagai pengingat harian untuk terus belajar, bertumbuh, dan berdampak," kata Edwin.

Testimoni lainnya disampaikan oleh Josephus Regaldo Lake, lulusan Fakultas Kedokteran yang meraih penghargaan sebagai Peraih Student Engagement Program (SEP) Point Tertinggi di UPH Kampus Utama. Selama masa studinya, Josephus sukses mengumpulkan total 10.909 SEP Points, sebagian besar berasal dari keterlibatannya dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Josephus, keaktifannya dalam berbagai kegiatan sosial membangun kepedulian yang ia yakini sangat dibutuhkan dalam menjalani profesinya sebagai dokter. Ia juga berpesan kepada mahasiswa dari berbagai program studi di UPH untuk tidak ragu keluar dari zona nyaman dan aktif mengikuti kegiatan di luar akademik.

"Jangan takut untuk eksplorasi. Ikuti berbagai kegiatan yang akan sangat bermanfaat ketika kita memasuki dunia kerja. Semua pengalaman itu akan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih siap dan tangguh," ujar Josephus.

Selama lebih dari 30 tahun, UPH terus berkembang sebagai universitas yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan pelayanan. Melalui kurikulum unggulan, dosen-dosen berkompeten, serta lingkungan belajar kondusif, UPH telah menjadi rumah bagi ribuan mahasiswa yang berjuang menggapai mimpi menjadi pemimpin yang melayani, takut akan Tuhan, profesional, dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Wisuda UPH 2025 menjadi bukti komitmen UPH untuk terus mencetak generasi unggul, tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam karakter. Selamat kepada seluruh wisudawan UPH tahun 2025!

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis