tirto.id - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, menegaskan realisasi investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) di kuartal II 2025 bukannya mengalami penurunan, melainkan ada angka-angka yang belum dimasukkan oleh para pelaku usaha.
Selain itu, kendati Indonesia sudah mendapat cukup besar komitmen investasi, namun sampai habis Juni 2025 ada investasi yang belum terealisasi.
“Sebenarnya tidak turun. Kelihatannya memang secara angka, kalau umpama dibilang timeline-nya, iya. Tetapi kan begini, term investasi yang mau masuk itu kan butuh waktu. Kebetulan, pada saat kita meng-compile angka di closing semester I, itu ada yang (belum masuk),” katanya, dalam diskusi publik bertajuk Akankah Realisasi Investasi 2025 Capai Target? di Rumah Besar Gatotkaca, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2025).
Di sisi lain, BKPM tidak bisa memasukkan angka komitmen investasi ke dalam realisasi investasi enam bulan pertama 2025. Sebab, angka yang dirilis bukan merupakan prediksi atau karangan.
Sehingga, tidak masalah jika angka yang disajikan dan dibacakan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani beberapa waktu lalu lebih sedikit dari tahun sebelumnya.
“Saya waktu angka itu keluar pun secara internal saya tanya, kondisionalnya kenapa begini? Gak apa-apa. Karena ini memang kita harus menyajikan secara real, ya. Karena memang ada beberapa yang belum masuk,” tegas Todotua.
Perlu diketahui, sampai akhir Juni 2025, realisasi investasi asing tercatat senilai Rp202,2 triliun, turun 12,23 persen dibanding kuartal sebelumnya yang mampu menembus Rp230,4 triliun. Pun, realisasi investasi asing selama kuartal II 2024 juga lebih tinggi karena mampu mencapai Rp217,3 triliun.
Politikus partai Gerindra itu menegaskan, tidak masalah jika realisasi investasi asing mengalami penurunan. Sebab, jika ditilik secara keseluruhan, investasi dilaporkan tumbuh 11,5 persen menjadi Rp477,7 triliun.
“Mengenai porsinya PMA dan PMDN, itu hanya mengenai masalah term dia punya konsolidasian aja. Karena ini angka real time yang terus bergerak daily, dan kita monitor. Bahkan sebenernya yang saya bilang tadi, release-nya itu, ini kan kita berbicara kan sebenernya, kalau semester pertama kan sampai Juli,” jelas Todotua.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id


































