Menuju konten utama

Viral Roti'O Tolak Pembayaran Tunai, Ini Kronologi & Klarifikasi

Viral gerai Roti’O menolak pembayaran tunai oleh lansia. Simak kronologi lengkap dan kontroversi warganet atas video tersebut.

Viral Roti'O Tolak Pembayaran Tunai, Ini Kronologi & Klarifikasi
Roti O. foto/Dok. Roti O

tirto.id - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang nenek ditolak saat akan melakukan pembayaran di sebuah outlet Roti’O karena menggunakan uang tunai. Bagaimana kronologinya?

Sejumlah video yang diunggah netizen di berbagai platform seperti X, TikTok, Facebook, hingga Instagram memperlihatkan seorang lelaki yang marah-marah di depan kasir sebuah outlet Roti’O.

Video dengan narasi Roti’O menolak pembelian dengan menggunakan uang tunai itu menuai beragam tanggapan dari warganet. Mereka simpati dengan apa yang terjadi, sebagian lagi menilai jika apa yang dilakukan oleh lelaki tersebut berlebihan.

“Ya yang dilakukan Abang itu benar hebat dan berani..Pihak karyawan juga tidak salah apabila menjalankan intruksi sop, mungkin sekiranya empati yg kurang aja ketika ada nenek tua yang mau beli roti tidak kenal teknologi tp tidak ada inisiatif solusi untuk konsumen,” tulis akun X @D**enta.

“Di sini, pegawai Roti'o tidak bersalah ya. Mas-mas nya terlalu emosi. Padahal, lebih berkelas jika bayarin saja roti yang mau dibeli neneknya pake Qris. Selesai,” cuit akun X @Se***_La**s.

Viral Roti’O Tolak Pembayaran Tunai, Ini Kronologinya

Video memperlihatkan seorang lelaki memakai setelan hitam sedang mempertanyakan kepada kasir Roti’O yang bertugas saat itu mengapa ia menolak pembayaran yang dilakukan oleh seorang nenek menggunakan uang tunai atau cash.

“Kalian nggak mau kasih dia apa maksudnya?” tanya lelaki tersebut.

Kasir Roti’O kemudian memberikan penjelasan jika sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di semua gerai Roti’O, pembayaran hanya bisa dilakukan menggunakan QRIS atau kartu. Sistem ini disebut dengan cashless.

Namun, penjelasan dari kasir itu tidak diterima oleh lelaki tersebut.

“Iya itu makanya kubilang. Uang cash itu harus kalian terima. Masak harus QRIS? Nenek-nenek itu kan nggak ada QRIS nya, gimana?” sanggahnya lagi.

Lelaki itu meminta pihak karyawan Roti’O untuk menghubungi pimpinan mereka. Tujuannya untuk meminta penjelasan mengenai penolakan pembayaran menggunakan uang tunai.

Kejadian ini membuat ricuh dan menyita perhatian publik yang ada di sekitar outlet. Seorang petugas keamanan mencoba untuk melerai dan meminta penjelasan dari kedua belah pihak.

Setelah dijelaskan, petugas keamanan tersebut mencoba memberikan pengertian pada lelaki itu tentang SOP yang harus dipatuhi oleh karyawan Roti’O. Hanya saja, apa yang disampaikan oleh petugas keamanan masih belum membuat puas lelaki tersebut.

Di akhir video, terlihat nenek-nenek yang ingin membeli Roti’O namun tidak bisa karena tidak mempunyai QRIS dan hanya mempunyai uang tunai menolak untuk kembali ke outlet dengan alasan kakinya tidak kuat.

Video itu menjadi viral dan sudah sampai ke pihak manajemen Roti’O. Mereka juga telah memberikan tanggapan yang isinya komitmen untuk melakukan pembenahan.

"Penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai di outlet kami bertujuan untuk memberikan kemudahan serta memberikan berbagai promo dan potongan harga bagi pelanggan setia kami," demikian menurut akun Instagram @rotio.indonesia, Sabtu (20/12).

Baca juga artikel terkait QRIS atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra