Menuju konten utama

Update Gempa Cina Hari Ini, Wilayah Terdampak, dan Jumlah Korban

Gempa Cina telah melanda wilayah Guangxi, Cina bagian barat daya, dengan kekuatan magnitudo 5,2. Banyak bangunan ditemukan rusak dan ada korban tewas.

Update Gempa Cina Hari Ini, Wilayah Terdampak, dan Jumlah Korban
Para petugas penyelamat berjalan melewati bangunan yang rusak akibat gempa bumi di desa Taiyang, Liuzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 18 Mei 2026. foto/Reuters
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Cina dilanda gempa bermagnitudo 5,2 pada Senin (18/5/2026) pagi dini hari. Gempa itu mengguncang wilayah Guangxi, Cina bagian barat daya. Berikut update informasi, wilayah terdampak, dan jumlah korban.

Dinukil dari Reuters, gempa berkekuatan 5,2 skala Richter itu telah dirasakan efeknya di sejumlah daerah, dengan Kota Liuzhou sebagai wilayah paling terdampak. Sekitar 7.000 orang di Liuzhou dilaporkan terpaksa diungsikan akibat gempa.

Kini, proses pencarian dan evakuasi korban tengah dilakukan pihak berwenang. Otoritas Liuzhou juga telah memperingatkan akan adanya gangguan transportasi.

Laporan Independent menyebut bahwa Pusat Jaringan Gempa Bumi Cina (CENC) mencatat gempa terjadi pada Senin pukul 00.21. Titik gempa dilaporkan terjadi di Daerah Otonomi Zhuang Guangxi di Cina bagian barat daya.

Seturut CNA, setidaknya dua orang telah dinyatakan tewas karena gempa. Sementara itu, empat orang dilarikan ke rumah sakit karena luka yang tak mengancam nyawa.

Semula, jumlah korban itu bertambah usai seorang korban berusia 91 tahun dinyatakan hilang pasca gempa. Namun, mengutip China Daily, korban berusia 91 tahun itu telah ditemukan pada pukul 11.10 waktu setempat.

Petugas medis memastikan bahwa korban yang ditemukan itu dalam kondisi stabil. Kini, ia tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kondisi Terkini Gempa Cina

Gempa Cina yang berada di kedalaman 8 kilometer itu semula dirasakan dengan jelas oleh para warga Liuzhou, Guigang, Wuzhou, Hechi, Nanning, dan kota-kota di Guangxi lainnya. Gempa ini kemudian membuat Kementerian Manajemen Darurat Cina mengaktifkan respons darurat Level IV.

Stasiun televisi pemerintah Cina, CCTV, melaporkan setidaknya 13 bangunan runtuh akibat gempa pada Senin dini hari itu. Video yang dirilis media ini memperlihatkan orang-orang melarikan diri dari gedung tinggi dan dekat puing rumah-rumah yang hancur.

Otoritas perkeretaapian sempat mengeluarkan peringatan gangguan pada jalur kereta api di wilayah-wilayah yang terdampak. Namun, saluran komunikasi dan listrik, pasokan air dan gas, serta lalu lintas di daerah yang diguncang gempa sudah beroperasi normal.

Otoritas Cina mengerahkan 51 kendaraan pemadam kebakaran dan penyelamatan, serta menerjunkan lebih dari 300 personel, untuk mengevakuasi wilayah terdampak gempa. Nilai kerusakan akibat gempa kini tengah dihitung petugas.

Sejauh ini, tak ada informasi resmi dari Pemerintah Cina tentang adanya potensi gempa susulan. Penemuan korban hilang berusia 91 tahun juga dilaporkan membuat operasi pencarian telah dihentikan.

Sementara itu, dua korban tewas akibat gempa diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 63 tahun dan seorang perempuan berusia 53 tahun.

Liuzhou, kota paling terdampak gempa di Guangxi, merupakan daerah industri di tengah pegunungan dan lembah sungai. Kota ini terletak di sepanjang Sungai Liu dan dikelilingi perbukitan kapur yang khas di Cina selatan.

Baca juga artikel terkait GEMPA CINA atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar