Update Corona di Jogja: 5 Positif COVID-19, 2 Meninggal, 1 Sembuh

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 23 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Jumlah kasus positif COVID-19 di Jogja hingga hari ini mencapai 5 orang.
tirto.id - Pasien yang dinyatakan positif virus corona COVID-19 di Provinsi DIY hingga Senin (23/3/2020) pukul 10.00 WIB pagi ini, yaitu 5 orang. Lima orang positif tersebut merupakan hasil pemeriksaan dari 76 orang, dengan 20 dinyatakan negatif dan 51 masih dalam proses uji di laboratorium.

Sementara itu, 1 pasien positif corona COVID-19 di Jogja dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Untuk jumlah yang meninggal hingga Senin pagi ini yaitu 2 orang (dalam status masih Pasien Dalam Pengawasan/PDP dan belum dinyatakan positif coronavirus COVID-19).

Masyarakat bisa memantau jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien dalam Pengawasan (PDP), dan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Jogja melalui situs web corona.jogjaprov.go.id.

Dalam situs web tersebut, Pemerintah Provinsi DIY menyediakan data yang di-update setiap hari mengenai jumlah ODP, PDP, pasien positif, pasien sembuh, dan pasien meninggal karena virus corona COVID-19.

Selain itu dalam situs web juga disediakan call canter penanganan virus corona COVID-19 di DIY dengan menghubungi nomor 0264 555585 atau 0811 2764 800.

Bagi masyarakat yang mengalami gejala awal coronavirus COVID-19 bisa melakukan protokol kesehatan yang disarankan Kemenkes, berikut ini:

1. Jika Anda merasa tidak sehat dengan kriteria:

a. Demam lebih dari 38°C; dan
b. Batuk/ pilek/nyeri tenggorokan,
istirahatlah yang cukup di rumah dan minum air yang cukup. Bila tetap merasa tidak nyaman, keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus lakukan tindakan berikut:

a. Gunakan masker.
b. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar
dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan
atas bagian dalam.
c. Usahakan tidak menggunakan transportasi massal.

2. Tenaga Kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening pasien dalam pengawasan COVID-19:

a. Jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19,
maka Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan.
b. Jika tidak memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka Anda akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung
diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.

3. Jika akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulans fasyankes didampingi oleh nakes yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

4. Di RS rujukan, bagi Anda yang memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19 akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.

5. Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.
Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.

a. Jika hasilnya positif :
I. maka Anda akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19.
II. Sampel akan diambil setiap hari.
III. Anda akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.

b. Jika hasilnya negatif,
Anda akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit.

Jika Anda sehat, namun:
1. Ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi
lokal COVID-19, lakukan self monitoring melalui pemeriksaan suhu tubuh 2 kali. Jika muncul demam lebih dari 38°C atau gejala pernapasan seperti batuk/ pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas segeralah periksakan diri Anda ke fasyankes.

2. Merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, segeralah melapor ke petugas kesehatan dan periksakan diri Anda ke fasyankes. Untuk selanjutnya, Anda akan diperiksa spesimennya.

__________

RALAT

Dua pasien yang meninggal dalam berita ini merupakan pasien yang statusnya masih PDP dan belum dinyatakan positif virus corona. Hingga ralat berita ini dibuat pada Selasa (24/3/2020) pukul 12.40 WIB, pasien positif coronavirus COVID-19 di Jogja yang meninggal dilaporkan 1 orang. Ralat ini sekaligus menjadi permintaan maaf kami.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight