Menuju konten utama

Ulama Senior Iran Keluarkan Fatwa Trump & Netanyahu Musuh Tuhan

Shirazi mengatakan siapapun yang mengancam Khamenei merupakan musuh Tuhan.

Ulama Senior Iran Keluarkan Fatwa Trump & Netanyahu Musuh Tuhan
Konfilk Iran, Amerika dan Israel. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang ulama senior di Iran, Ayatollah Agung Naser Makarem Shirazi, telah mengeluarkan fatwa yang ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan para pemimpin Israel, termasuk Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Fatwa tersebut dikeluarkan karena menilai ada ancaman terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Melansir NewsWeek, Rabu (2/7/2025), Shirazi menyebut siapapun yang mengancam Khamenei merupakan musuh Tuhan.

“Setiap orang atau rezim yang mengancam Pemimpin atau Marja dianggap sebagai musuh Tuhan,” tegas Shirazi.

Fatwa ini menyusul adanya pernyataan Presiden Trump yang mengetahui lokasi Khamenei bersembunyi dan menyebut Pemimpin Tertinggi Iran itu adalah target yang mudah. Selain itu, adanya pernyataan dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang mengatakan akan membunuh Khamenei.

Dalam fatwanya, Shirazi juga menyerukan kepada semua Muslim di seluruh dunia untuk membuat Trump dkk menyesali kata-kata dan kesalahan mereka.

“Semua Muslim di seluruh dunia harus membuat musuh-musuh ini menyesali kata-kata dan kesalahan mereka,” kata fatwa tersebut.

Meskipun fatwa tidak dapat ditegakkan secara hukum, fatwa dapat mempengaruhi keputusan pengadilan di negara-negara dengan sistem hukum berbasis Syariah.

Analis riset senior di National Union for Democracy di Iran, Khosro K. Isfahani, menyatakan bahwa fatwa yang dikeluarkan oleh Shirazi terhadap Trump mirip dengan fatwa pembunuhan yang dikeluarkan terhadap penulis Salman Rushdie atas novelnya The Satanic Verses yang menyebabkan sejumlah percobaan pembunuhan.

Baca juga artikel terkait ISRAEL VS IRAN atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto