tirto.id - Hari Raya Idul Fitri adalah momen istimewa yang dinanti setiap tahun. Bagi banyak orang, Lebaran identik dengan pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga, terutama orang tua.
Namun, bagi mereka yang harus merayakan Idul Fitri jauh dari ayah dan ibu—karena pekerjaan, studi, atau alasan lainnya—perasaan yang muncul tentu berbeda.
Ada kerinduan yang mendalam, nostalgia akan momen kebersamaan, serta harapan agar suatu hari nanti bisa kembali merayakan hari penuh kemenangan bersama.
Untuk mengungkapkan perasaan dan doa di hari yang fitri, berikut 20 ucapan Idul Fitri 2025 yang penuh makna dan haru bagi mereka yang tidak bisa merayakan bersama orang tua:
- Selamat Idul Fitri 1446 H, Ayah dan Ibu. Tahun ini aku belum bisa pulang, tapi doa dan rindu selalu mengalir untuk kalian. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahi.
- Lebaran kali ini terasa berbeda tanpa kalian di sisiku. Tapi aku yakin, doa-doa baik kita tetap bertemu di langit. Mohon maaf lahir dan batin, Ayah, Ibu.
- Rindu ingin bersimpuh di hadapan kalian, mencium tangan penuh kasih, dan meminta maaf dengan tulus. Meski jarak memisahkan, kasih sayang kita tetap abadi. Selamat Idul Fitri.
- Mohon maaf tidak bisa sungkem langsung di hari yang suci ini, namun dari jauh aku tetap menghaturkan maaf setulus hati. Semoga Ayah dan Ibu sehat selalu. Selamat Lebaran.
- Tahun ini aku hanya bisa mengirim doa dan rindu dari kejauhan. Semoga di Idul Fitri berikutnya kita bisa berkumpul kembali. Maaf lahir dan batin. Sehat selalu ya, Ayah dan Ibu.
- Hari kemenangan ini terasa sepi tanpa tawa dan pelukan kalian. Semoga kita segera dipertemukan dalam kebersamaan yang penuh berkah. Selamat Lebaran, Ayah, Ibu.
- Dari jauh aku memandang langit yang sama, berharap kalian juga merasakan kebahagiaan yang kurasakan. Mohon maaf lahir dan batin Ayah, Ibu. Salam rindu, peluk, dan cium anak mu dari jauh.
- Lebaran tanpa kalian seperti tak lengkap, tapi aku bersyukur masih bisa merasakan kasih sayang kalian meski dari kejauhan. Selamat Idul Fitri Ayah dan Ibu.
- Semoga silaturahmi kita tetap terjaga meski hanya lewat doa dan kata. Mohon maaf lahir dan batin, Ayah dan Ibu tersayang. Panjang umur dan sehat selalu, ya.
- Tidak bisa pulang bukan berarti aku lupa. Setiap sujudku, ada doa untuk kalian. Selamat Idul Fitri, semoga Allah selalu melindungi kita.
- Idul Fitri tanpa Ayah dan Ibu adalah ujian kerinduan yang luar biasa. Namun, aku yakin kasih sayang Allah akan selalu menjaga kita.
- Aku hanya bisa membayangkan kehangatan rumah di Hari Raya. Semoga kebersamaan kita segera kembali. Mohon maaf lahir dan batin.
- Jarak boleh memisahkan, tapi doa dan kasih sayang selalu mendekatkan. Selamat Lebaran, semoga Ayah dan Ibu sehat selalu.
- Tak ada yang lebih indah dari berkumpul bersama keluarga di hari suci. Semoga di Lebaran berikutnya aku bisa pulang dan merayakan bersama.
- Walau tak bisa mencium tangan Ayah dan Ibu, doa tetap terhatur untuk kalian. Semoga Allah memberi kita kesempatan untuk bertemu lagi.
- Di setiap takbir yang berkumandang, ada rindu yang terpendam. Selamat Idul Fitri, semoga kebahagiaan selalu menyertai kita.
- Tak ada pelukan hangat dari Ayah dan Ibu tahun ini, tapi doa selalu menyertai kalian dari kejauhan. Maaf lahir dan batin.
- Di perantauan ini, aku menyadari betapa berharganya setiap momen bersama kalian. Semoga kita segera dipertemukan. Selamat Lebaran.
- Lebaran kali ini aku hanya bisa mengirim pesan dan doa, tapi kuyakini kasih sayang kita tak pernah pudar. Maaf lahir dan batin.
- Hari raya ini menjadi pengingat bahwa keluarga adalah anugerah tak ternilai. Meski terpisah jarak, hati kita tetap menyatu dalam doa. Selamat Idul Fitri.
Penulis: Febriyani Suryaningrum
Editor: Iswara N Raditya