Menuju konten utama

Tugas Pokok dan Fungsi Guru dalam Pendidikan serta Perannya

Artikel ini mengulas tugas pokok guru dan fungsinya. Klik untuk tahu bagaimana guru membimbing & menginspirasi peserta didik!

Tugas Pokok dan Fungsi Guru dalam Pendidikan serta Perannya
Ilustrasi guru sedang mengerjakan tugas pokok guru. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Tugas pokok guru menjadi bagian penting dalam pembentukan kualitas pendidikan nasional. Pendidikan tetap menjadi fondasi yang menentukan arah perkembangan suatu negara. Pemerintah dan masyarakat menyoroti kualitas layanan belajar demi memastikan proses pembelajaran berjalan efektif.

Tupoksi guru turut menjadi sorotan ketika sejumlah persoalan pendidikan mendorong pemangku kebijakan melakukan perbaikan berkelanjutan. Evaluasi menyasar sistem, mekanisme, hingga pelaksanaan di lapangan agar layanan pendidikan lebih merata. Upaya ini menuntut konsistensi agar hasilnya dapat dirasakan peserta didik.

Tugas fungsi guru tampak dalam peran utama mereka pada keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Mereka menjalankan tugas profesional dengan mendidik, mengajar, serta membimbing peserta didik sesuai standar yang ditetapkan. Peran strategis ini menjadikan guru sebagai figur yang membentuk karakter dan pemahaman dasar generasi muda.

Tugas Pokok Guru dalam Pendidikan

Studi Ahmad Sopian yang berjudul "Tugas, Peran dan Fungsi Guru dalam Pendidikan" menuliskan, dalam pendidikan guru memiliki tugas pokok:

  1. Menjaga, mengontrol, dan melindungi anak didik secara lahiriah maupun batiniah selama proses pendidikan dan pelatihan, agar terhindar dari berbagai macam gangguan.
  2. Menjelaskan secara bijak (hikmah) apa-apa yang ditanyakan oleh anak didiknya tentang persoalan-persoalan yang belum dipahaminya.
  3. Menyediakan tempat dan waktu khusus bagi anak didik agar dapat menunjang kesuksesan proses pendidikan sebagaimana diharapkan.
Dilansir situs Ayo Guru Berbagi Kemdikbud, tugas guru di sekolah adalah sebagai pengajar yang merencanakan program pengajaran, melaksanakan program sampai dengan melaksanakan penilaian.

Selain itu guru bertugas sebagai pendidik yang mengarahkan peserta didik pada tingkat kedewasaan yang berkepribadian baik.

Guru juga bertugas sebagai pemimpin yang mengendalikan diri sendiri, peserta didik dan masyarakat terkait, mengarahkan, pengawasan, pengorganisasian, pengontrolan dan partisipasi atas program yang dilakukan.

Guru memiliki fungsi yang tidak mudah dalam pendidikan. Sebagai pemegang fungsi pendidik, guru menjadi tombak utama dalam membentuk anak bangsa, mulai dari pengembangan kecerdasan hingga pembentukan kepribadian sehingga perannya sangat penting bagi kemajuan bangsa.

Peran Guru dalam Pendidikan

Masih dikutip dari situs yang sama, peran guru yang paling dominan diklasifikasikan menjadi 12 peran, yakni:

  1. Guru sebagai organisator, guru berperan untuk menciptakan proses edukatif yang dapat dipertanggung jawabkan, baik secara formal maupun moral.
  2. Guru sebagai demonstrator, sebagai pengajar guru diharapkan mampu menguasai bahan ajar serta senantiasa mengembangkan dan meningkatkan kapasitas dirinya agar terampil memahami kurikulum.
  3. Guru sebagai pengelola kelas, selain menjadi pengajar guru sebagai pengelola kelas diharapkan mampu mengelola kelas sebagai lingkungan belajar yang kondusif dan merangsang peserta didik untuk belajar.
  4. Guru sebagai fasilitator, guru berperan untuk memberikan fasilitas atau kemudahan dalam proses belajar-mengajar.
  5. Guru sebagai mediator, guru memiliki peran sebagai perantara dalam lingkungan sekolah, baik antara murid dan antar orangtua murid.
  6. Guru sebagai motivator, peran guru hendaknya dapat mendorong anak didik agar aktif dan semangat belajar.
  7. Guru sebagai inspirator, guru berperan untuk memberikan inspirasi bagi kemajuan belajar peserta didik dengan memberikan petunjuk cara belajar yang baik.
  8. Guru sebagai klimator, guru berperan menciptakan iklim belajar yang menyenangkan.
  9. Guru sebagai informator, guru juga berperan menjadi sumber informasi kegiatan akademik maupun umum.
  10. Guru sebagai inisiator, guru berperan menjadi pencetus ide-ide kemajuan dalam pendidikan dan pengajaran.
  11. Guru sebagai kulminator, guru mempunyai peran untuk mengarahkan proses belajar secara bertahap (kulminasi).
  12. Guru sebagai evaluator, guru berperan mengevaluasi untuk mengetahui keberhasilan dan capaian dari setiap peserta didik
Melihat banyaknya tugas guru dalam hal pendidikan, tentu saja guru juga berfungsi sebagai pembentuk generasi anak bangsa, dan peran ini bukanlah sesuatu yang mudah.

4 Kompetensi Guru Apa Saja?

Empat kompetensi yang wajib dimiliki guru berkaitan langsung dengan tugas pokok guru dalam mendidik, membimbing, dan menilai perkembangan peserta didik. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang menjadi dasar pelaksanaan peran pendidik. Adapun rincian kompetensi tersebut sebagai berikut:

1. Kompetensi Pedagogik

Guru dituntut mampu membaca kebutuhan belajar peserta didik secara akurat, termasuk memahami latar belakang dan karakter perkembangannya. Kemampuan ini digunakan untuk merancang pembelajaran yang terukur, efisien, dan relevan dengan konteks kelas. Di tahap akhir, guru memastikan proses evaluasi berjalan objektif sehingga data hasil belajar dapat menjadi dasar perbaikan instruksional.

2. Kompetensi Kepribadian

Guru perlu menunjukkan sikap stabil dan konsisten agar lingkungan belajar memiliki rujukan perilaku yang jelas. Integritas moral menjadi sorotan utama karena berhubungan langsung dengan kepercayaan peserta didik dan masyarakat. Keteladanan diwujudkan melalui tindakan nyata yang mencerminkan tanggung jawab profesi.

3. Kompetensi Sosial

Kompetensi ini menuntut guru mampu membangun komunikasi yang terbuka dengan siswa dan pihak sekolah tanpa mengabaikan etika formal. Kerja sama dengan orang tua serta komunitas menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran proses pendidikan. Melalui interaksi yang konstruktif, guru menjaga hubungan yang memperlancar koordinasi dan memperkuat dukungan sosial bagi peserta didik.

4. Kompetensi Profesional

Guru harus menguasai materi pelajaran secara komprehensif, termasuk perkembangan terbaru dalam bidang ilmu yang diajarkan. Kemampuan ini diperlukan untuk menyajikan informasi yang akurat dan memadai bagi kebutuhan kurikulum. Selain itu, guru dituntut mampu mengelola strategi penyampaian materi agar sesuai dengan tingkat kesiapan siswa.

Pembaca yang ingin mengetahui informasi seputar Guru dapat klik tautan di bawah ini.

Kumpulan artikel tentang Guru

 

Baca juga artikel terkait PERAN GURU atau tulisan lainnya dari Hafizhah Melania

tirto.id - Edusains
Kontributor: Hafizhah Melania
Penulis: Hafizhah Melania
Editor: Dhita Koesno
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono