tirto.id - Jasa Marga memperkirakan adanya peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Jagorawi menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat. Lonjakan tersebut karena momen libur lebaran, di mana masyarakat diperkirakan akan menuju ke sejumlah tempat wisata.
Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan atas lonjakan kendaraan menuju Puncak itu.
"Atas diskresi kepolisian, Jasa Marga berlakukan contraflow mulai dari KM 44+500 sampai dengan KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak sejak pukul 06.35 WIB," kata Alvin dalam keterangan tertulis, Rabu (2/4/2024).
Alvin mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku. Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol.
"Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan. Perbaharui informasi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui call center 24 jam Jasa Marga 14080 atau melalui aplikasi Travoy," tutur dia.
Data terakhir PT Jasa Marga mencatat 1,9 juta kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak 21-31 Maret 2025, atau sejak 10 hari menjelang hari lebaran.
Corporate Communication & Community Development Group Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengatakan angka tersebut merupakan angka kumulatif dari arus lalu lintas di empat Gerbang Tol (GT) Utama.
Keempat lokasi tersebut yaitu, GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 25,5 persen jika dibandingkan dengan lalin normal 1.563.702 kendaraan dan naik 0,5% dari lalin Lebaran 2024 pada periode yang sama 1,9 juta kendaraan," kata Lisye dalam keterangannya, Selasa (1/4/2025).
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Anggun P Situmorang