Menuju konten utama

TNI AD Klarifikasi Insiden Ajudan Danrem di Jogja Marathon 2026

Kadispenad, Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan insiden itu timbul akibat kesalahpahaman.

TNI AD Klarifikasi Insiden Ajudan Danrem di Jogja Marathon 2026
Kadispenad Kolonel (Inf) Donny Pramono di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat (31/10/2025). (ANTARA/Walda Marison)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - TNI Angkatan Darat (AD) buka suara perihal insiden penarikan salah seorang ajudan Komandan Korem 072/Pamungkas oleh petugas pengawas lintasan pada kegiatan Mandiri Jogja Marathon 2026.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan insiden itu timbul akibat kesalahpahaman. Donny menjelaskan Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, beserta istri, satu orang anak, serta satu ajudan, mengikuti kegiatan tersebut sebagai peserta menggunakan empat tiket umum yang dimilikinya dan telah terdaftar secara resmi sebagaimana peserta lainnya.

Menurutnya, ajudan yang mendampingi Danrem dalam perlombaan maraton juga mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB). Namun, nomor BIB itu disebut terjatuh saat berada di lintasan.

"Namun, dalam pelaksanaannya diduga nomor peserta tersebut terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat, sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas," kata Donny dalam keterangan resminya pada Senin (22/6/2026).

Setelah kejadian tersebut, Donny menyebut pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung.

Seluruh pihak disebut telah memahami bahwa kejadian tersebut murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan dengan baik.

"Kami mengapresiasi profesionalisme panitia dan petugas yang menjalankan tugas sesuai prosedur untuk menjaga ketertiban kegiatan, sekaligus menghargai langkah cepat penyelenggara dalam melakukan klarifikasi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan di ruang publik," tutur Donny.

Ia menambahkan hubungan antara Korem 072/Pamungkas dan penyelenggara kegiatan tetap berjalan dengan baik.

"Kami berharap masyarakat dapat melihat peristiwa ini secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya," tutupnya.

Baca juga artikel terkait TNI AD atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama