Menuju konten utama

Titik Razia Operasi Zebra Jambi 2025, Jam, dan Sasaran Tilang

Pantau beberapa titik rawan razia Operasi Zebra Siginjai 2025 di Provinsi Jambi. Ketahui perkiraan jam operasi dan sasaran tilangnya.

Titik Razia Operasi Zebra Jambi 2025, Jam, dan Sasaran Tilang
Polisi menghentikan pengendara bermotor saat Operasi Zebra 2017 di Daan Mogot, Jakarta, Selasa (7/11/2017). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Operasi Zebra Siginjai digelar selama 2 pekan di wilayah hukum Polda Jambi pada 17-30 November 2025. Operasi ini akan digelar di sejumlah titik dan menyasar beberapa pelanggaran lalu lintas.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar, mengatakan bahwa Operasi Zebra Siginjai digelar dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan represif. Salah satu targetnya ialah untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

“Diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” kata Irjen Pol Krisno, Senin (17/11/2025), dikutip dari ANTARA.

Operasi Zebra tidak hanya digelar di Jambi, namun juga di daerah-daerah lain. Meski begitu, operasi ini memiliki nama berbeda di tiap daerahnya, seperti Operasi Zebra Jaya di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Operasi Zebra Toba di Sumatera Utara, dan sebagainya.

Titik Razia Operasi Zebra Jambi 2025

Sejauh ini, kepolisian di wilayah Jambi tak membeberkan secara rinci titik lokasi Operasi Zebra Siginjai 2025. Namun, kemungkinan Operasi Zebra Siginjai 2025 akan difokuskan di sejumlah titik-titik strategis.

Sementara itu, masyarakat bisa mencermati sejumlah titik yang sudah menjadi lokasi operasi. Misalnya pada Senin (17/11/2025), Polres Batang Hari melakukan razia di kawasan Simpang Empat Tugu Jam, Muara Bulian.

Kasat Lantas Polres Batang Hari, AKP Agung Prasetyo, mengatakan bahwa operasi digelar di SImpang Empat Tugu lantaran kawasan ini dilintasi banyak masyarakat, baik yang berangkat ke kantor, berbelanja, hingga pergi ke sekolah.

Dikatakan AKP Agung, titik operasi akan diperluas ke kawasan awan lain seperti wilayah Nes dan Payungan. “Yang sering dilalui kendaraan bermuatan berat, termasuk roda enam dan angkutan batubara,” katanya pada Senin (17/11/2025), dikutip dari ANTARA.

Selain itu, pada Senin (17/11/2025), Polresta Jambi menggelar Operasi Zebra Siginjai 2025 di kawasan Jalan Sumantri Brojonegoro. Sejauh ini, belum diketahi razia berikutnya setelah Jalan Sumantri Brojonegoro tersebut. Namun yang jelas, sasaran lokasi berikutnya ialah titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Jambi.

Sementara, Operasi Zebra Siginjai 2025 juga menyasar kendaraan dengan muatan berlebih, termasuk roda 4 dan 6. Kemungkinan, sasaran razia juga mencakup jalan-jalan yang dilalui kendaraan-kendaraan berat.

Selanjutnya, Operasi Zebra 2025 tidak hanya digelar dengan tilang konvensional, melainkan juga dengan tilang elektronik (ETLE). Oleh karenanya, sejumlah titik yang sudah tersedia ETLE menjadi lokasi rawan dalam penindakan di Operasi Zebra 2025.

Jam Operasi Zebra 2025 Jambi

Sejauh ini, tidak ada aturan baku terkait jam pelaksanaan Operasi Zebra Siginjai 2025. Namun umumnya, Operasi Zebra digelar di jam-jam sibuk, misalnya seperti razia yang digelar Polres Batang Hari pada Senin (17/11/2025) yang bertepatan dengan jam berangkat kantor dan sekolah.

Hal serupa sebelumnya diterapkan Polres Kerinci. Kepolisian setempat pada Senin (17/11/2025) menggelar Operasi Zebra Siginjai 2025 setelah apel pagi yang berlangsung pukul 07.30 WIB.

Selain itu, Operasi Zebra juga bisa saja digelar sore hari bertepatan dengan jam sibuk sepulang kerja. Kemungkinan lain, Operasi Zebra juga digelar larut malam untuk menyasar pelanggaran yang rawan dilakukan pada waktu tersebut seperti balap liar.

Sasaran Tilang Operasi Zebra Jambi 2025

Operasi Zebra Siginjai 2025 menyasar pelanggaran, baik kasat mata maupun tidak. Misalny pelanggaran kasat mata itu ialah kendaraan tanpa helm, pelat, serta knalpot tidak standar. Sedangkan pelanggaran tak kasat mata berkaitan dengan kelengkapan dokumen seperti SIM dan STNK.

Melansir unggahan di Instagram Humas Polres Muaro Jambi, berikut ini sasaran Operasi Zebra Siginjai 2025:

  • Pengendara tanpa kelengkapan dokumen seperti SIM atau STNK
  • Pengemudi di bawah umur
  • Pelanggaran marka dan rambu lalu lintas
  • Penggunaan jalur tidak sesuai peruntukan atau melawan arus
  • Kendaraan tanpa helm, pelat nomor palsu, atau knalpot tidak standar
  • Muatan berlebih
  • Pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara atau mengemudi dalam keadaan mabuk
  • Balap liar

Baca juga artikel terkait OPERASI ZEBRA atau tulisan lainnya dari Dicky Setyawan

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dicky Setyawan
Editor: Yantina Debora