Menuju konten utama

Titik Lokasi Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar & Jam Mulai

Pelaksanaan Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar digelar pada pagi dan siang hari. Simak jadwal lengkap, titik lokasi, dan pelanggaran yang ditindak.

Titik Lokasi Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar & Jam Mulai
Ilustrasi Operasi Zebra. ANTARA FOTO/Arnas Padda/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Titik lokasi Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar dan jam mulai operasi dapat digunakan acuan bagi pengendara yang melintas di ruas jalan sekitar Makassar.

Operasi Zebra Pallawa 2025 di Makassar berfokus pada keselamatan di jalan raya, penertiban pengendara, dan kelengkapan kendaraan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menekan pelanggaran dan mengurangi angka kecelakaan di kota Makassar.

Kegiatan mengusung tema "Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman dan Selamat Menjelang Operasi Lilin 2025". Operasi Zebra Pallawa 2025 menjadi agenda prioritas Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri). Artinya, selain di Makassar, operasi zebra juga berlangsung di seluruh wilayah Indoensia.

Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar Mulai Jam Berapa?

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) membagi tiga Unit Kecil Lengkap (UKL) anggota satlantas untuk turun ke lapangan.

Melansir laporan RRI, pelaksanaan Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar digelar pada pagi dan siang hari. Pelaksanaan operasi pada pagi hari mulai jam 07.00 Wita dan operasi siang hari digelar mulai jam 14.00 Wita.

Meski telah dijadwalkan, jadwal operasi dapat fleksibel menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan. Adapun pelaksanaan Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar akan digelar dua pekan mulai 17 November 2025 hingga 30 November 2025.

Melalui unggahan resmi di instagram @polrestabesmakassar, masyarakat yang berada di sekitar Makassar diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas, membawa kelengkapan surat kendaraan, dan mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.

Titik Lokasi Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar

Sesuai agenda, sosialisasi dan edukasi tertib lalu lintas akan berlangsung di tiga tempat, yaitu sekolah dan kampus sekitar jalan DR Leimena, perusahaan di jalan IR Sutami, dan komunitas di sekitar Pos 705 jalan pertigaan Pettarani dan Alauddin.

Selain itu, beberapa lokasi yang kerap digunakan untuk menggelar Operasi Zebra Pallawa 2025 di Makassar diantaranya Jalan Hertasning, Jalan Ratulangi, Gunung Latimojong, sekitaran wilayah pelabuhan, dan Jalan Nusantara.

Berikut perkiraan titik lokasi Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar:

  • Jl. Kartini Jenderal Sudirman (Di Dekat Pengadilan Negeri Makassar di bawah papan reklame)
  • Jl. Nusantara (dekat Coto Nusantara)
  • Jl. Perintis Kemerdekaan (dekat STIMIK AKBA mengarah ke Unhas Jl. Hertasning-Aroepala (dekat Indomaret Perbatasan Gowa)
  • Jl. Haji Bau (depan Hotel UIT)
  • Jl. Sam Ratulangi (depan PT Antam)
  • Jl. Nusantara (dekat Coto Nusantara mengarah ke Pelabuhan) Jl. Perintis Kemerdekaan (perbatasan Makassar-Maros)
  • Jl. Barombong (ujung Jembatan Barombong)
  • Jl. Sam Ratulangi (arah Toko Agung)
  • Jl. Urip Sumohardjo (dekat Jalan Pontiku mengarah ke Fly Over) Jl. Perintis Kemerdekaan (dekat STIMIK AKBA mengarah ke MTOS
  • Jl. Aroepala Jl. Ahmad Yani (depan Bank OCBC)
  • Jl. Gunung Bulusaraung (depan Erafone)
  • Jl. Urip Sumohardjo (dekat Jalan Pontiku mengarah ke Jalan Bawakaraeng).

Jenis Pelanggaran yang Ditindak

Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar digelar untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan melalui strategi preemtif, preventif hingga penegakan hukum yang selektif.

Dalam Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar, pihak kepolisian bukan sekadar penegakan hukum. Namun, juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tercipta budaya tertib berlalu lintas.

Tak hanya itu, Operasi Zebra kali ini mengacu pada prinsip Vision Zero dan Hierarchy of Road Users, yang menempatkan pejalan kaki sebagai prioritas keselamatan tertinggi.

Berikut delapan sasaran utama atau jenis pelanggaran yang akan ditindak dalam Operasi Zebra Pallawa 2025 Makassar:

  1. Menggunakan Handphone (HP) saat berkendara.
  2. Pengemudi atau pengendara di bawah umur.
  3. Berboncengan lebih dari satu orang.
  4. Pengemudi atau pengendara bermotor dalam pengaruh atau konsumsi minuman beralkohol.
  5. Pengemudi atau pengendara bermotor melawan arus.
  6. Kendaraan yang over dimensi atau overloading.
  7. Pengemudi atau pengendara bermotor yang melebihi batas kecepatan.
  8. Balapan liar.
Info lebih lanjut tentang operasi zebra dapat diakses melalui tautan di bawah ini:

Artikel tentang Operasi Zebra

Baca juga artikel terkait OPERASI ZEBRA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo