Menuju konten utama

Menag Banggakan Indeks Kerukunan Beragama saat Acara Zikir & Doa

Menag Nasaruddin Umar menegaskan perbedaan keyakinan tak menghalangi persatuan. Ia membanggakan indeks kerukunan umat beragama 2025.

Menag Banggakan Indeks Kerukunan Beragama saat Acara Zikir & Doa
Menang di acara Zikir dan Doa Lintas Agama di Monas, Sabtu (1/8/2026)/ Foto: Youtube Kemenag RI
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengatakan bahwa rakyat Indonesia boleh saja berbeda-beda keyakinan, tetapi tetap disatukan dengan kecintaan kepada Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Nasaruddin saat memberikan sambutan dalam acara Zikir dan Doa Bersama Lintas Agama yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam.

“Malam ini ribuan umat dan para tokoh lintas agama berkumpul dalam satu majelis memanjatkan doa terbaik bagi negerinya. Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi kita dipersatukan oleh cinta yang sama kepada Indonesia,” kata Nasaruddin.

Menurut Nasaruddin, selain stabilitas ekonomi, kehidupan sosial dan politik di Indonesia pada saat ini juga lebih kondusif jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan.

Ia turut mengungkapkan bahwa kerukunan umat beragama di Indonesia tercermin dengan meningkatnya indeks kerukunan umat beragama pada 2025 lalu.

“Indeks kerukunan umat beragama meningkat dari 76,47 pada tahun 2024 menjadi 77,89 pada tahun 2025. Tertinggi semenjak negeri ini berdiri,” ucapnya.

Bahkan, tingkat kerukunan umat beragama itu disebutnya telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025.

“Tidak hanya itu, indeks kesalehan umat beragama juga meningkat menjadi 84,20 pada tahun 2025 ini,” sebutnya.

Baca juga artikel terkait MENAG atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Dipna Videlia Putsanra