tirto.id - Terkadang sebuah karya sastra mampu mengubah pandangan dunia dan menggugah kesadaran masyarakat terhadap ketidakadilan. Salah satu karya yang memiliki kekuatan tersebut adalah 'Max Havelaar' karya Multatuli. Tidak hanya mengkritik ketidakadilan kolonial, tetapi juga menjadi simbol perlawanan terhadap penindasan. Dalam The Chapter episode kali ini, Tirto.id berkesempatan berbincang dengan kepala Museum Multatuli, sebuah tempat yang menjadi saksi bisu perjuangan dan pemikiran seorang penulis besar.Kepada Tirto.id, Ubaidillah Muchtar, Kepala Museum Multatuli mengupas sejarah dan latar belakang pendirian museum yang didedikasikan untuk mengenang dan melestarikan warisan sastra Multatuli. Selain itu, Ubai juga membahas bagaimana tulisan dan pemikiran Multatuli menginspirasi tokoh-tokoh dunia, serta bagaimana pengaruhnya masih terasa hingga saat ini.Simak obrolan seru Tirto.id bersama Ubaidillah Muchtar di YouTube Tirto.id. Jangan lupa tuliskan saran, kritik, dan pendapatmu di kolom komentar untuk membantu tirto.id jadi lebih baik.#TheChapter #Multatuli #MuseumMultatuli #EduardDouwesDekker #Kolonial #MaxHavelaar #Sejarah
The Chapter - Museum Multatuli
Pernah mendengar nama Eduard Douwes Dekker alias Multatuli? Karyanya yang fenomenal "Max Havelaar".
Fandhi Cahyadi
Terbit 19 May 2024 17:00 WIB
Diperbarui 11 Jul 2024 13:36 WIB
Berita Utama

Mozaik
1 jam lalu
Kala Pajak Kurban Memicu Pemberontakan

News Plus
5 jam lalu
Ketika AI Mereduksi Sakralitas Lambang Negara

Periksa Fakta
6 jam lalu
Hoaks, Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Dinas Kesehatan

Mozaik
7 jam lalu
Netanyahu dan Operasi Penyelundupan Alat Pemicu Bom Nuklir

Binar
9 jam lalu
Perempuan Pekerja dan Ekspektasi yang Tak Kunjung Reda
Pilihan Editor

Ekonomi
10 jam lalu
Waswas Pemilik CV dan PT Hadapi Aturan Baru PPh Final UMKM

Ekonomi
17 jam lalu
Pelajaran dari Program Magang Hub Jelang Batch Baru 2026

Hukum
5 jam lalu
KPK Ungkap Kode Malaikat & Vokalis di Kasus Imigrasi Silmy Karim

Sosial Budaya
6 jam lalu
Rekam Jejak Dadan Hindayana Eks Kepala BGN dan Harta Kekayaannya

Diajeng
Selasa, 2 Jun
Masuk tirto.id


















