tirto.id - Kondisi ekonomi kita saat ini berada pada posisi yang sangat jauh dari bayang-bayang krisis 1998. Di tengah dinamika pasar keuangan global dan ketidakpastian kebijakan suku bunga luar negeri, indikator domestik justru mengirimkan sinyal yang solid. Tren positif pada instrumen keuangan domestik serta kembalinya arus modal asing menjadi refleksi nyata dari ketangguhan ekonomi nasional. Namun, apa sebenarnya faktor utama yang menopang stabilitas ekonomi kita di tengah berbagai tantangan eksternal ini?
Pakar Ekonomi Andry Asmoro menegaskan bahwa performa positif ini tidak lepas dari solidnya fundamental ekonomi nasional serta kuatnya komitmen bauran kebijakan di dalam negeri.
Di sisi lain, kekuatan fiskal menjadi fondasi krusial dalam menjaga stabilitas di tingkat akar rumput. Melalui strategi belanja yang dipercepat sejak awal tahun dan kedisiplinan menjaga defisit anggaran di bawah 3%, APBN menjalankan fungsinya secara optimal sebagai penahan benturan (shock absorber) dari gejolak harga komoditas dunia.
Simak pembahasan lengkapnya dalam The Chapter Tirto.id.
#TheChapter #AndryAsmoro #EkonomiIndonesia #APBN #Fiskal #Investasi #PertumbuhanEkonomi #TirtoID
Masuk tirto.id























