Menuju konten utama

Temui Pihak Istana, BEM PTNU Minta Bebaskan Pedemo yang Ditahan

BEM PTNU dan aliansi mahasiswa meminta pedemo yang ditahan agar dibebaskan.

Temui Pihak Istana, BEM PTNU Minta Bebaskan Pedemo yang Ditahan
Ilustrasi polisi tangkap pedemo. Personel Polres Ternate mengamankan seseorang mahasiswa dalam aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Ternate, di Ternate, Maluku Utara, Senin (1/9/2025). ANTARA FOTO/Andri Saputra/nz

tirto.id - BEM PTNU dan aliansi mahasiswa meminta pedemo yang ditahan agar dibebaskan. Hal ini disampaikan anggota BEM PTNU, M Raihan, saat hendak menemui pihak Pemerintah Pusat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025).

Raihan berujar selain menuntut pembebasan pedemo, BEM PTNU dan aliansi mahasiswa yang diundang Istana juga meminta hal lain.

"Karena kami bergerak di pendidikan, jadi kesejahteraan guru honorer terutama. Terus, yang kedua, ada beberapa tentang aksi demonstrasi kemarin. Tentu teruntuk teman-teman, bebaskan bagaimana mereka ini," kata Raihan di Istana Negara, Kamis malam.

Menurut Raihan, BEM PTNU dan aliansi mahasiswa lain telah merangkum tuntutan mereka. Sejumlah tuntutan itu akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat.

Ia mengaku belum mengetahui siapa yang akan ditemui dari pihak Pemerintah Pusat. Sebab, Raihan mengaku hanya sebagai anggota BEM PTNU. Sedangkan, ketua BEM PTNU telah terlebih dahulu memasuki kompleks Istana Negara.

"Karena saya juga datang, ini saya bukan siapa-siapa, saya cuma anggota. Dan juga kebetulan, saya ini ketinggalan rombongan. Presiden nasional saya sudah masuk, semuanya masuk ya," ucap Raihan.

Pantauan reporter Tirto.id, perwakilan aliansi mahasiswa lain yang diundang Istana kucing-kucingan ketika ditanyai awak media. Sekitar 5-6 perwakilan aliansi mahasiswa enggan berkomentar saat ditanyai isi tuntutan mereka.

Tim Pengamanan Dalam (Pamdal) Istana Negara menggiring sejumlah perwakilan aliansi mahasiswa. Tim Pamdal Istana Negara menarik lengan para perwakilan aliansi mahasiswa tersebut.

Baca juga artikel terkait DEMO atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama