Menuju konten utama

Temuan Timwas DPR Sejalan dengan KPK, Travel Nikmati Kuota Haji

Timwas Haji DPR memiliki temuan yang sama dengan KPK terkait sejumlah travel yang diuntungkan dalam kuota haji tambahan pada penyelenggaraan haji 2024.

Temuan Timwas DPR Sejalan dengan KPK, Travel Nikmati Kuota Haji
Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanul Haq di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/8/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

tirto.id - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mengakui Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR memiliki temuan yang sama dengan KPK terkait sejumlah travel yang diuntungkan dalam kuota haji tambahan pada penyelenggaraan haji 2024.

Namun, temuan yang dikantongi Timwas Haji tak serinci yang dimiliki oleh KPK. Katanya, Timwas Haji berhasil memperoleh temuan itu berkat bantuan dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

“Timwas menemukan itu, tapi tidak sedetail proses yang ditelusuri oleh KPK. Kita pun terima kasih ke ICW ya, karena ternyata, bagaimana pembagian kuota tambahan yang dari pemerintah Arab Saudi itu tiba-tiba menjadi 50-50 untuk haji khusus dan reguler, yang seharusnya itu sesuai dengan kuota reguler dan haji khusus itu,” kata Maman di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Dia menilai apabila ada tambahan kuota haji, maka travel bisa dilibatkan agar kuota tambahan yang tak dapat diserap untuk reguler, bisa dialihkan ke travel. Menurutnya, hal itu tidak menjadi masalah asalkan sesuai dengan regulasi yang ada.

“Karena birokrasi yang lama, maka sebaiknya berikan saja ke mereka, karena mereka sudah lebih siap. Nah, pada konteks itu sebenarnya, kalau regulasinya memenuhi, seperti itu, kita sebenarnya senang-senang saja, asal fair, tidak ada uang tambahan,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK mengungkap ada lebih dari 10 agen perjalanan haji atau travel haji yang diuntungkan dari penambahan kuota dari Arab Saudi pada 2024 lalu.

Hal itu diungkap Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat mengonfirmasi jumlah travel diuntungkan yang disebut oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto.

“Kemudian yang disampaikan Pak Ketua di Jogja itu benar," ujar Asep kepada wartawan Selasa (12/8/2025).

Menurut Asep, sebenarnya jumlah yang disebut oleh Ketua KPK hanya agen-agen besar. Jumlah itu, disebutnya belum termasuk dengan travel-travel kecil lainnya yang tergabung ke dalam asosiasi travel.

Baca juga artikel terkait KORUPSI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama