tirto.id - Hari Perhubungan Nasional 2026 akan diperingati pada Kamis, 17 September 2026. Lantas, apa tema yang diusung untuk perayaan Harhubnas ke-55 ini? Simak informasi lengkapnya berikut, beserta contoh ucapan peringatannya.
Hari Perhubungan Nasional atau dikenal juga dengan sebuah Harhubnas adalah hari penting nasional yang diperingati setiap tanggal 17 September tiap tahunnya di Indonesia.
Berdasarkan catatan historisnya, latar belakang lahirnya peringatan Harhubnas ini berkaitan sebelum tahun 1971, setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor di bawah Departemen Perhubungan merayakan hari jadi masing-masing.
Guna menyatukan koordinasi, efisiensi, serta pelayanan kepada publik jadi lebih padu, pemerintah akhirnya menetapkan perayaan Hari Perhubungan Nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK 274/G/1971 pada 26 Agustus 1971.
Adapun tujuan utama gagasan peringatan Harhubnas ini yakni ditujukan guna menggabungkan semangat kerja sektor darat, laut, udara, serta kereta api dalam satu kesatuan pelayanan.
Selain itu, perayaan ini juga jadi momentum pengingat, terutama untuk para petugas dan penyedia layanan agar senantiasa memprioritaskan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan penumpang.
Di tahun ini, Hari Perhubungan Nasional 2026 akan diperingati pada hari Kamis (17/9). Menurut SKB 3 Menteri, perayaan Harhubnas tidak termasuk libur nasional maupun cuti bersama. Artinya, ketika peringatan berlangsung, masyarakat tidak akan mendapatkan jatah libur tanggal merah.
Tema Hari Perhubungan Nasional 2026
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) telah mengumumakn bahwa tema Hari Perhubungan Nasional 2026 bertajuk "Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri".
Lewat tema tersebut, Kemenhub memberikan penegasan mengenai peran sektor transportasi yang menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan.
Selain itu, tema yang diusungnya ini juga sejalan dengan tujuan utama Kemenhub, yakni guna jadi jembatan untuk menggerakkan perekonomian daerah hingga nasional.
Dalam hal ini, tema Harhubnas 2026 juga berkaitan dengan semangat pemerintah dalam menghadirkan sistem transportasi yang dapat menghubungkan masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.
Kumpulan Ucapan Singkat Hari Perhubungan Nasional 2026
Berikut adalah kumpulan ucapan singkat untuk merayakan Harhubnas 2026.
1. Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026! Terus melaju untuk transportasi Indonesia yang lebih aman, nyaman, dan terintegrasi!
2. Selamat Hari Perhubungan Nasional 17 September 2026! Terima kasih kepada seluruh insan perhubungan yang terus merangkai pulau dan menghubungkan nusantara.
3. Selamat Harhubnas 2026. Mari ciptakan konektivitas nasional yang tangguh demi kemajuan ekonomi bangsa.
4. Dedikasi tanpa batas dari darat, laut, hingga udara. Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026!
5. Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026! Semoga transportasi selalu terintegrasi, Indonesia maju.
6. Menghubungkan senyum, mempertemukan keluarga, dan menggerakkan roda perekonomian. Selamat Harhubnas!
7. Selamat Hari Perhubungan Nasional. Mari tingkatkan pelayanan dan ketertiban lalu lintas demi keselamatan bersama.
8. Apresiasi setinggi-tingginya untuk para pejuang transportasi Indonesia. Dedikasi kalian adalah urat nadi bangsa.
9. Teruslah menjadi pelopor keselamatan dan kenyamanan dalam bertransportasi. Selamat Harhubnas 2026!
10. Selamat Hari Perhubungan Nasional. Mari wujudkan insan perhubungan yang handal, berintegritas, dan inovatif.
11. Dari pelosok hingga perkotaan, terima kasih telah menjaga konektivitas negeri. Selamat Harhubnas 2026!
12. Selamat Hari Perhubungan Nasional untuk seluruh pengelola jalan, terminal, dan moda angkutan darat di seluruh Indonesia.
13. Menembus macet dan cuaca, insan angkutan darat adalah pahlawan kenyamanan masyarakat. Selamat Harhubnas 2026!
14. Terima kasih telah menjaga kelancaran pasokan logistik darat ke seluruh penjuru daerah. Selamat Harhubnas!
15. Dari pelosok hingga perkotaan, terima kasih telah menjaga konektivitas negeri. Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026!
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id




































