Menuju konten utama

Sutrisno Ayah Pratama Arhan Meninggal Dunia, Ini Profil Sosoknya

Ini sosok Sutrisno, ayah Pratama Arhan, yang meninggal pada Minggu (7/12). Ketahui bagaimana dukungan Sutrisno dalam kerier Arhan.

Sutrisno Ayah Pratama Arhan Meninggal Dunia, Ini Profil Sosoknya
Ayah Pratama Arhan, Sutrisno (kiri), meninggal dunia pada Minggu, 7 Desember 2025. (Instagram/@pratamaarhan8)

tirto.id - Ayah Pratama Arhan, Sutrisno, meninggal dunia pada Minggu (7/12/2025). Kabar duka ini disiarkan sejumlah orang terdekat Arhan, termasuk pelatihnya di Timnas U22 Indonesia, Indra Sjafri.

"Innalillahi wainnailaihi rajiun, telah meninggal dunia ayahanda Pratama Arhan, Bapak Sutrisno bin Raji, Minggu, 7 Desember 2025, jam 05.45 WIB di Blora," tulis Indra Sjafri dalam unggahan Instagram Story-nya, Minggu.

Ucapan duka juga disampaikan rekan setim Arhan di Timnas Indonesia, dari Asnawi Mangkualam, Ramadhan Sananta, Beckham Putra, Ernando Ari, hingga Rizky Ridho.

“Turut berduka cita ho yang kuat semoga ibadah Bapak diterima di sisi Allah SWT,” tulis Asnawi melalui Instagram pribadinya.

Sampai saat ini, belum diketahui penyebab meninggalnya Sutrisno. Namun, menurut beberapa tetangganya, Sutrisno dikabarkan memiliki riwayat penyakit jantung. Hingga kini belum ada konfirmasi terkait kabar tersebut. Berdasarkan unggahan Instagram sepupu Arhan, Imam Juna, sebelum meninggal Sutrisno tampak dilarikan ke rumah sakit.

Terlepas dari hal tersebut, Arhan sempat mengunggah foto kebersamaannya dengan sosok Sutrisno dan sang ibu Surati alias Mak Ti, di Instagram pada 13 November 2025. Foto tersebut sekaligus jadi unggahan terbaru Arhan di Instagram.

Sosok Sutrisno & Perannya dalam Perjalanan Karier Pratama Arhan

Sutrisno merupakan sosok yang berperan penting dalam perjalanan karier Pratama Arhan. Tak memiliki latar belakang sebagai atlet sepak bola, Sutrisno sehari-hari bekerja sebagai petani di Blora. Sedangkan ibu Arhan, Mak Ti, merupakan seorang penjual sayur. Keluarga Arhan tinggal di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo.

Sutrisno sejak dulu tak pernah menghalangi cita-cita Arhan untuk menjadi pesepakbola profesional. Dalam salah satu wawancara di iNews TV, Sutrisno menuturkan alasannya mendukung cita-cita Arhan agar sang anak terhindar dari tindakan-tindakan kenakalan remaja.

“Ya ikuti aja [kemauan Arhan]. Ya itu lah intinya, biar menghindari ada merokok, atau apalah, saya ikuti [cita-cita menjadi pemain] sepak bola itu,” tutur Sutrisno, Mei 2024.

Sedari kecil, Sutrisno mendidik Arhan dengan sederhana. Dituturkan Mak Ti melalui wawancara dengan InsertLive, keluarga ini memang hidup dalam keterbatasan. Namun hal itu tidak membendung impian Arhan untuk menekuni bakatnya mengasah si kulit bundar.

"Kami orang miskin, orang dari desa pula, pinggir hutan. Kami memang tidak punya apa-apa, kami orang miskin, anak kami minta sekolah bola itu seminggu tiga kali masuknya, dari sini ke Blora kota 12 kilo," jelas Surati.

Arhan meniti kariernya dari bawah. Dilansir dari laman Kejaksaan Negeri Blora, Arhan memulai keriernya itu dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Mustika, Blora. Dari situ, pemain kelahiran 21 Desember 2001 ini mengasah kemampuannya di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Jawa Tengah.

Potensi Arhan sebagai pemain makin terlihat. Kedisiplinan dan kerja kerasnya selama masa remaja juga menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya ke jenjang karier profesional yang lebih tinggi. Sedangkan Sutrisno dan Mak Ti, selalu mendukung perjalanan Arhan ke jenjang profesional.

Sekitar 2018, Arhan kemudian masuk tim junior PSIS Semarang. Ia kemudian dipercaya memperkuat tim inti PSIS, hingga dipanggil ke Timnas Indonesia senior. Semasa kariernya, Arhan telah mengumpulkan 50 caps Timnas senior. Selama berkarier, ia berposisi sebagai bek kiri dan dikenal punya lemparan jarak jauh yang memang jadi ciri khasnya.

Dari Blora dan Semarang, Arhan lantas melanjutkan kariernya ke mancanegara. Ia bergabung dengan Tokyo Verdy (Jepang) pada 2022. Lantas kini ia berseragam Suwon FC (Korea Selatan) pada 2024 dan terakhir tampl untuk True Bangkok United (Thailand) sejak 2025.

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Dicky Setyawan

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dicky Setyawan
Editor: Yulaika Ramadhani