tirto.id - Tragedi kekerasan dalam rumah tangga yang memilukan terjadi di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, pada Jumat malam (24/4/2026).
Seorang suami bernama Sularni (63) diduga nekat membakar istrinya, Nur Khasanah (56), sebelum kemudian membakar dirinya sendiri menggunakan sisa bahan bakar yang ada.
Peristiwa yang dipicu oleh konflik rumah tangga berkepanjangan ini menyebabkan keduanya harus dilarikan ke RSUD Genteng karena menderita luka bakar yang sangat serius dan kini dalam kondisi kritis.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, keretakan hubungan pasangan ini sebenarnya sudah mencapai puncaknya dengan adanya proses perceraian yang telah diajukan ke Pengadilan Agama Banyuwangi sejak Maret 2026.
Perselisihan terakhir bermula pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB, di mana keduanya terlibat pertengkaran hebat yang diduga berkaitan dengan persoalan ekonomi keluarga, termasuk urusan biaya keberangkatan anak mereka ke luar negeri. Ketegangan tersebut terus berlanjut hingga tengah malam tanpa ada tanda-tanda mereda.
Puncaknya terjadi sekitar pukul 23.50 WIB, tepat saat korban hendak melaksanakan salat Isya di dalam rumah. Terduga pelaku secara tiba-tiba menyiramkan bensin ke tubuh istrinya dan langsung menyulut api menggunakan korek hingga api dengan cepat menghanguskan tubuh korban.
Dalam keadaan panik dan kesakitan, korban berlari ke luar rumah sambil berteriak meminta bantuan. Teriakan tersebut didengar oleh kakak kandung korban, Masrukin, dan seorang tetangga, Muhammad Sholeh Pradana, yang langsung bergegas memadamkan api pada tubuh korban menggunakan air dari kamar mandi.
Setelah api di tubuh korban padam, para saksi menyadari adanya kobaran api lain di dalam kamar rumah. Saat diperiksa, mereka menemukan Sularni sudah dalam posisi tengkurap dengan kondisi tubuh yang juga terbakar hebat akibat aksi nekatnya sendiri.
Kedua korban kemudian segera dievakuasi oleh warga ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan sedang mendalami motif di balik aksi nekat tersebut.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Nur Khasanah mengalami luka bakar hingga 100 persen, sementara Sularni menderita luka bakar sekitar 80 hingga 85 persen.
Mengingat kondisi keduanya yang sangat kritis, pihak rumah sakit berencana merujuk mereka ke fasilitas kesehatan yang memiliki penanganan luka bakar lebih lengkap.
Meski kerugian materiil hanya ditaksir sekitar Rp500 ribu akibat kasur yang terbakar, polisi menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah keselamatan nyawa kedua belah pihak sebelum melanjutkan proses hukum lebih lanjut.
============
Jember yang Itu adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.
Penulis: Jember Yang Itu
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































