tirto.id - Gates Foundation mengumumkan penunjukan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota dewan pengurus (governing board) yayasan tersebut.
Mengutip situs resmi Gates Foundation, penunjukan Sri Mulyani dilatarbelakangi oleh pengalaman panjangnya yang menonjol di bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan. Ia dikenal memimpin berbagai reformasi besar di lembaga keuangan serta menjadi penggerak kebijakan yang mendorong ketahanan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Dengan rekam jejak tersebut, Sri Mulyani diharapkan dapat memberikan perspektif berharga bagi tata kelola dan misi Gates Foundation.
“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” ujar Mark Suzman, CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengelola, dalam keterangan resminya, Selasa (13/1/2026).
Saat ini, Sri Mulyani bertugas bersama para anggota dewan pengelola lainnya, yakni Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik tengah mengambil cuti sementara karena menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan hasil bagi komunitas di seluruh dunia,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani menuturkan bahwa kerja samanya dengan Gates Foundation sebenarnya telah dimulai hampir satu dekade lalu. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui berbagai inisiatif yang mengeksplorasi bagaimana teknologi baru dapat memperluas kesempatan dan memajukan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik dalam upaya-upaya penting ini guna menyelamatkan nyawa dan meningkatkan penghidupan,” ujarnya.
Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa keikutsertaannya dalam jajaran dewan pengelola berlangsung pada momen penting dalam sejarah yayasan. Tahun lalu, ketua sekaligus pendiri Yayasan Bill Gates membuat komitmen bersejarah untuk menghabiskan dana abadi (endowment) yayasan dalam dua dekade ke depan.
Dana tersebut akan difokuskan pada tiga tujuan utama, yakni mengakhiri kematian ibu dan bayi yang sebenarnya dapat dicegah, memastikan generasi berikutnya tumbuh tanpa menderita penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang dari kemiskinan dan menempatkan mereka pada jalur menuju kesejahteraan.
“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin bagi kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation untuk berkontribusi pada momen krusial yang sarat tantangan sekaligus peluang ini,” ucap mantan Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer Bank Dunia tersebut.
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id




































