tirto.id - Sopir mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) berisinial AI yang menabrak siswa-siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing terancam dipidana dengan pasal 360 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Kelalaian.
Mobil dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut menabrak sejumlah siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing saat mengantarkan makanan MBG pada Kamis (11/12) pagi. Akibatnya, 22 orang menjadi korban mobil yang masuk halaman sekolah tersebut.
“Malam ini status sopir berusia AI masih berstatus saksi yang diperiksa oleh penyidik. Status kasus ini sudah naik ke penyidikan,”kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz di Jakarta, Kamis (11/12), dikutip Antaranews.
Pasal yang akan dikenakan itu pasal 360 KUHP karena menyebabkan luka berat atau luka lainnya dengan ancaman penjara maksimal satu tahun.
Hingga kini, penyidik masih terus bekerja untuk mengumpulkan alat bukti, barang bukti, keterangan saksi dan keterangan terlapor. Polisi akan melakukan gelar perkaranya untuk menetapkan sopir mobil MBG tersebut sebagai tersangka.
Sosok Sopir Mobil MBG yang Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru
Kapolsek Cilincing, Jakarta Utara AKP Bobi Subasri mengatakan pengemudi mobil jenis minibus itu merupakan seorang pria berinisial AI. Ia merupakan sopir pengganti yang menggantikan sopir utama untuk mengantarkan MBG di sekolah setempat.
“Sopir pria berinisial AI ini ditemani kernet MRR saat aksi tabrakan itu terjadi,” kata dia di Jakarta, Kamis (11/12).
AKP Bobi mengatakan pria berinisial AI ini merupakan sopir pengganti karena sopir utama mereka sakit.
“Pengemudi ini sudah dua kali membawa mobil untuk mengirimkan Makan Bergizi Gratis,” kata dia.
Dari keterangan sopir, dia menjelaskan bangunan sekolah tersebut berada di atas atau tanjakan. Sopir tersebut berencana menginjak rem, namun ternyata rem tidak berfungsi normal sehingga ia takut mobilnya akan menabrak.
“Dia injak pedal gas dalam, dan dia mengira yang diinjak adalah rem. Ini keterangan sementara karena kami masih melakukan olah TKP,” terang Bobi.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id































