Menuju konten utama

Situasi Taiwan Mencekam Usai Dihantam Badai Topan Haikui

Situasi terkini di Taiwan setelah dihantam badai topan Haikui.

Situasi Taiwan Mencekam Usai Dihantam Badai Topan Haikui
Orang-orang berjalan dan mengemudi di bawah hujan lebat saat Topan Haikui mendekati negara itu, di Taipei, Taiwan, Sabtu, 2 September 2023. (AP Photo/Chiang Ying-ying)

tirto.id - Situasi Taiwan dilaporkan mencekam usai dihantam badai topan Haikui pada Minggu, 3 September 2023. Selain listrik di puluhan ribu rumah terputus, pihak otoritas juga mengevakuasi 7.000 warga.

Topan Haikui telah memicu hujan lebat di berbagai penjuru wilayah Taiwan. Angin juga bergerak sangat cepat sehingga menimbulkan berbagai kerusakan fisik. Topan ini terjadi pertama kali dalam empat tahun belakangan yang secara langsung menghantam daratan Taiwan.

Dari bencana ini, ditemukan lebih dari 40 orang mengalami luka-luka. Dua di antaranya mengalami luka akibat tumbangnya pohon yang menimpa mobil di pegunungan Hualien. Lebih dari 7.000 orang dievakuasi dari daerah berisiko tinggi.

Hantaman topan Haikui juga membuat ratusan penerbangan dibatalkan sampai kondisi aman. Selain itu, banyak tempat bisnis tutup untuk mengantisipasi bahaya badai.

Di daerah Taitung, ditemukan banyak pohon bertumbangan dan berserakan di jalan. Angin membuat rambu-rambu lalu lintas tampak bergoyang kuat. Malam hari sebelum kejadian, seorang warga mengaku tidak merasakan tanda-tanda topan akan datang.

“Kemarin suasananya sangat tenang sehingga kami tidak merasa akan ada angin topan. Hari ini kami merasakannya,” kata Huang Jun Tong, pemilik sebuah restoran, seperti dikutip The Guardian.

Pihak berwenang turut menerjunkan militer dengan segala peralatannya untuk membantu mengevakuasi. Kendaraan amfibi dan perahu karet turut disiapkan pada wilayah-wilayah yang mengalami dampak topan paling parah.

Fakta-fakta Bencana Topan Haikui di Taiwan

Berikut fakta terkait bencana topan Haikui di Taiwan seperti dirangkum dari berbagai sumber:

1. Haikui menjadi badai pertama dalam empat tahun terakhir yang melintasi pegunungan di tengah Pulau Taiwan. Potensi risikonya dapat memicu tanah longsor dan dan runtuhnya batu-batu di perbukitan yang bisa menimpa menimpa masyarakat sekitar.

2. Menurut Biro Pusat Cuaca Taiwan, topan Haikui menghantam daratan pada pukul 15.40 waktu setempat. Wilayah pertama yang terdampak adalah pesisir Taitung yang merupakan area pegunungan di timur Taiwan. Penduduk di sana lebih sedikit dari daerah lainnya.

3. Saat angin menyapu daratan, kekuatannya mampu menumbangkan pepohonan. Tangki air pun banyak yang copot dari pengaitnya dan terbang ke udara.

4. Topan Haikui juga membuat lebih dari 119.000 rumah tidak bisa mengakses listrik karena diputus alirannya sepanjang hari saat topan menyapu wilayah selatan dan timur. Untungnya listrik di lebih dari setengah rumah yang terdampak pulih kembali saat malam.

5. Kabar baik mulai diterima pukul 21.00 waktu setempat karena kekuatan Haikui melemah. Status kekuatannya berada di intensitas sedang dan saat itu posisinya berada di dekat Kota Kaohsiung, barat daya Taiwan. Kecepatan angin sekitar 126 kilometer per jam.

Badai di Taiwan

Seorang wanita berjuang membawa payungnya melawan hembusan angin akibat Topan Haikui di Taipei, Taiwan, Minggu, 3 September 2023. (AP Photo/Chiang Ying-ying)

Pengaruh Angin Topan pada Kehidupan di Taiwan

Di sisi lain, kehadiran angin topan di Taiwan menjadi berkah bagi warga di sana. Taiwan pernah mengalami situasi tanpa topan selama setahun pada periode 2020-2021. Akibat tanpa topan, Taiwan mengalami kekeringan terburuk sepanjang sejarah saat itu.

Kekeringan berdampak besar pada banyak industri yang menggantungkan usahanya pada penggunaan air, seperti manufaktur semikonduktor hingga pertanian padi. Saluran irigasi yang tanpa air memicu gagal panen secara luas.

Industri semikonduktor di Taiwan memproduksi sampai 25 persen semikonduktor dunia. Taiwan juga menjadi tempat produksi 92 persen chip tercanggih pada produk iPhone hingga kecerdasan buatan untuk dunia otomotif.

Oleh sebab itu, industri semikonduktor yang mengalami kendala dalam produksi akan berdampak pada menurunnya Product Domestic Bruto (PDB) negara tersebut.

Mengutip laman United Nations University (UNU), saat topan menghampiri Taiwan akan membuat pulau tersebut menjadi tempat terbasah di dunia. Curah hujan tahunan di sana mencapai 2.600 mm.

Kalau pun ditemukan kondisi kurang air dalam setahun, biasanya hanya dialami beberapa bulan dan masih diguyur curah hujan sebanyak sepertiganya. Stok air kembali melimpah kisaran Mei sampai September. Dengan demikian, topan juga menjadi berkah bagi warga Taiwan meski mitigasi bencana juga perlu dipersiapkan dengan matang.

Baca juga artikel terkait BENCANA atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Alexander Haryanto