Menuju konten utama

Siapa Pemilik Roti'O dan Kenapa Viral di Medsos?

Mengenal pemilik Roti’O dan alasan kenapa brand roti ini mendadak viral di media sosial. Benarkah punya Dude Harlino?

Siapa Pemilik Roti'O dan Kenapa Viral di Medsos?
Roti O. foto/Dok. Roti O
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Roti’O sedang viral di media sosial. Toko dengan produk best seller roti rasa kopi ini sebenarnya milik siapa? Dan kenapa viral di medsos?

Banyak yang beranggapan jika Roti’O adalah milik aktor Dude Harlino. Ini dikarenakan wajah Dude yang selalu terpampang di hampir semua outlet Roti’O di seluruh Indonesia.

Siapa Pemilik Roti’O?

Roti’O merupakan merek makanan dan minuman asal Indonesia yang berada di bawah naungan PT Sebastian Citra Indonesia, sebuah perusahaan lokal yang berdiri pada 23 Mei 2012. Roti’O pertama kali membuka gerainya di Stasiun Jakarta Kota.

Roti’O dikenal luas melalui produk andalannya berupa roti berbentuk bulat menyerupai huruf “O” dengan aroma kopi yang khas serta isian mentega lembut di dalamnya, yang disajikan hangat sehingga memberikan pengalaman rasa yang kuat dan mudah diingat oleh konsumen.

Seiring waktu, Roti’O berkembang pesat dengan strategi branding yang konsisten dan penempatan gerai yang unik, terutama di stasiun kereta api dan bandara, menjadikannya pilihan populer sebagai bekal perjalanan atau camilan sebelum bepergian.

Hingga akhir 2024, jaringan Roti’O telah memiliki ratusan gerai (lebih dari 600 outlet) yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga kawasan Indonesia Timur, dan seluruh operasionalnya hanya tersedia di dalam negeri.

Meski sempat beredar rumor di media sosial bahwa Roti’O dimiliki oleh aktor Dude Harlino, faktanya ia hanya berperan sebagai brand ambassador, sedangkan kepemilikan merek tetap berada di tangan PT Sebastian Citra Indonesia.

Dengan jumlah karyawan mencapai ribuan orang dan kantor pusat yang berlokasi di Kalideres, Jakarta Barat, Roti’O mengusung visi menghadirkan roti bercita rasa khas dengan bahan berkualitas tinggi, dan pelayanan yang hangat dan ramah.

Selain itu Roti’O juga menjanjikan pengelolaan bisnis yang etis dan bertanggung jawab terhadap lingkungan, serta komitmen untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Kenapa Roti’O Viral di Medsos?

Kasus Roti’O menjadi viral karena memperlihatkan penolakan pembayaran tunai terhadap seorang nenek di salah satu gerainya, yang kemudian memicu reaksi emosional dari seorang lelaki di lokasi kejadian.

Video tersebut menyebar luas di berbagai media sosial seperti X, TikTok, Instagram, dan Facebook, sehingga menarik perhatian publik. Dalam video terlihat kasir Roti’O menolak uang tunai dengan alasan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan yang hanya menerima pembayaran nontunai melalui QRIS atau kartu.

Penolakan ini menimbulkan perdebatan karena uang rupiah merupakan alat pembayaran sah dan masih digunakan oleh banyak masyarakat, khususnya kelompok lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.

Situasi semakin ramai karena terjadi adu argumen antara lelaki tersebut dengan pihak kasir, disaksikan pengunjung lain dan melibatkan petugas keamanan.

Warganet pun memberikan beragam tanggapan, mulai dari simpati terhadap nenek yang dianggap tidak mendapat perlakuan empatik, hingga pembelaan terhadap karyawan yang dinilai hanya menjalankan aturan perusahaan.

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra