tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, pada Senin (20/7/2026). Selain rekam jejaknya, deretan harta kekayaan sang bupati pun turut menjadi sorotan.
Meski membenarkan adanya penindakan, KPK belum menyampaikan secara rinci mengenai perkara yang menjadi dasar operasi tersebut, termasuk lokasi penangkapan, pihak lain yang turut diamankan, maupun barang bukti yang ditemukan.
Berdasarkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk melakukan pemeriksaan awal dan menentukan status hukum terhadap pihak-pihak yang diamankan.
Sebelumnya, penyegelan kantor Bupati tersebut diketahui oleh jajaran Pemkab Lombok Barat saat para pegawai mulai memasuki kantor dan mendapati tanda penyegelan KPK telah terpasang di ruangan bupati.
Saat itu, Pemkab Lombok Barat menyatakan masih menunggu penjelasan resmi dari KPK mengenai alasan tindakan penyegelan tersebut. Dengan adanya informasi OTT ini, publik menantikan keterangan lebih lanjut dari KPK terkait dugaan perkara yang melibatkan Bupati Lombok Barat tersebut.
Rincian Harta Kekayaan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang disampaikan pada tanggal tanggal 26 Januari 2026, Lalu Ahmad Zaini yang menjabat seabgai Bupati Lombok Barat mempunyai total harta kekayaan mencapai Rp25.567.639.655.
Tanah dan Bangunan
Komposisi kekayaan Lalu Ahmad Zaini didominasi oleh aset tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan sebesar Rp14.592.030.000. Aset properti tersebut tersebar di beberapa wilayah, terutama di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Tengah, serta satu aset di Kota Surabaya.Sebagian besar aset tanah dan bangunan tercatat sebagai hasil sendiri, sedangkan beberapa bidang tanah di Kabupaten Lombok Tengah tercatat berasal dari hibah tanpa akta. Jumlah aset properti yang dilaporkan mencapai 24 bidang, terdiri dari tanah maupun tanah beserta bangunan dengan luas yang beragam, mulai dari puluhan meter persegi hingga lebih dari 10.000 meter persegi.
Beberapa aset tanah dan bangunan dengan nilai terbesar dalam laporan tersebut antara lain tanah seluas 1.368 meter persegi di Kota Mataram dengan nilai sekitar Rp1.955.950.000, tanah dan bangunan seluas 222 meter persegi di Kota Surabaya senilai Rp1.490.000.000, serta beberapa aset tanah dan bangunan lainnya di Kota Mataram dan Lombok Barat dengan nilai ratusan juta hingga mendekati satu miliar rupiah.
Alat Transportasi
Selain properti, Lalu Ahmad Zaini juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp1.280.000.000. Aset kendaraan tersebut terdiri dari beberapa kendaraan pribadi, termasuk Toyota Alphard tahun 2023 dengan nilai Rp900 juta, Honda HR-V 1.5 tahun 2024 senilai Rp275 juta, serta Toyota Avanza 1.3 G AT tahun 2019 dengan nilai Rp95 juta.Harta Bergerak Lain
Pada kategori harta bergerak lainnya, Lalu Ahmad Zaini mencatatkan nilai sebesar Rp557.500.000 kemudian pada komponen kas dan setara kas dengan nilai mencapai Rp9.138.109.655.Dalam LHKPN tersebut, Lalu Ahmad Zaini tercatat tidak memiliki utang. Dengan demikian, total harta bersih Lalu Ahmad Zaini adalah sebesar Rp25,56 miliar.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































