tirto.id - Viral di media sosial kisah dugaan penipuan yang melibatkan wedding organizer (WO) bernama Ayu Puspita. Video yang memperlihatkan para korban meminta klarifikasi Ayu pun ramai komentar.
Korban WO Ayu Puspita ini diduga mencapai ratusan calon pengantin di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Kasus ini mencuat setelah video viral resepsi pernikahan yang digelar tanpa katering (prasmanan) atau pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Narasi dalam video tersebut menyebutkan, si pengantin bersedih karena katering yang dipesan tidak sesuai harapan.
Tidak hanya satu atau dua video, ada beberapa pasangan yang menulis komentar tidak mendapatkan layanan sesuai kontrak dari WO Ayu Puspita.
Siapa Ayu Puspita?
Ayu Puspita menjual paket wedding organizer atau paket pernikahan lengkap, mulai dari venue, dekorasi, katering, hingga dokumentasi.
Ayu punya akun Instagram @byayupuspitaa dengan alamat di Jl. H. Siun 2C No. 51A, Ceger, Jakarta Timur.
Ayu viral setelah menjadi sorotan publik karena resepsi gagal total dan klien yang merasa ditipu. Para korban kemudian mendatangi rumah Ayu Puspita untuk meminta pertanggungjawaban.
Para klien itu datang ke rumah Ayu sambil marah-marah dan meminta klarifikasi. Ayu tinggal di sebuah rumah mewah yang diduga dibeli dari uang klien.
“Jangan-jangan duit gue dan ratusan korban dipakai beli rumah ini. Gede banget coy,” tambah klien tersebut.
@ces010601 By Ayu Puspita dan Madelief wedding Penipu #fyp#foryoupage#kasusbyayupuspita#kasusmadeliefwedding
♬ original sound - ✌🏻ces - ✌🏻ces
Klarifikasi Ayu Puspita
Dalam pengakuan yang viral di media sosial, Ayu Puspita menyatakan manajemen keuangan WO-nya sedang berantakan.
Ia mengatakan keuangan jadi berantakan karena dana dari klien baru dipakai untuk menutup acara sebelumnya. Hal tersebut dilakukan beberapa kali hingga keuangan dia berantakan.
“Saya pakai sebagian dana untuk bayar DP rumah, tapi sekarang sedang berusaha menjual rumah itu untuk mengembalikan uang klien,” kata Ayu.
Warganet yang ikut mengomentari kasus ini mendesak para klien yang jadi korban untuk melapor agar kasus segera ditindak tegas.
Skema usaha Ayu Puspita ini mirip ponzi scheme, yakni memutar uang klien baru untuk menutupi urusan keuangan lama yang belum beres.
Namun dalam kasus Ayu, uang itu juga diduga dipakai untuk membeli rumah dan liburan ke luar negeri.
Setelah video pernikahan tanpa katering viral di medsos, para korban berkumpul di kolom komentar, membentuk grup percakapan hingga tercatat ada 230 pasangan yang menjadi korban dugaan penipuan ini.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id
































