Menuju konten utama

Seorang Pemudik Meninggal di Gilimanuk usai Dilaporkan Pingsan

Perempuan berinisial R dengan tujuan Kebumen, Jawa Tengah, meninggal di sebuah bus yang tengah mengantre di Gilimanuk.

Seorang Pemudik Meninggal di Gilimanuk usai Dilaporkan Pingsan
Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). Memasuki H-6 Hari Raya Idul Fitri 1447 H, arus kendaraan melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Jawa terpantau padat akibat meningkatnya volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang pemudik ditemukan meninggal dunia dalam sebuah bus yang tengah antre menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Kasub Satgas Pengamanan Gilimanuk dalam Operasi Ketupat Agung 2026 Komisaris Polisi (Kompol) I Nyoman Wiryadarma, mengatakan penumpang tersebut sempat pingsan sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Kami mendapatkan laporan dari kondektur bus ada penumpang yang pingsan. Saat kami cek ke dalam bus, yang bersangkutan sudah meninggal dunia," katanya seperti dikutip Antara, Kamis (19/3/2026).

Nyoman menuturkan, penumpang perempuan berinisial R dengan tujuan Kebumen, Jawa Tengah tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas Gilimanuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Dari pemeriksaan petugas medis dinyatakan meninggal dunia. Kami berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk kepulangan jenazahnya ke Jawa Tengah," katanya.

Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kadek Citra Dewi Suparwati menjelaskan, jenazah penumpang tersebut sudah diberangkatkan ke daerah asal.

Terkait penyebab kematian perempuan yang naik bus dari Denpasar ini, dia mengatakan, tim medis hanya melakukan pemeriksaan luar.

"Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar. Pemeriksaan lebih lanjut seperti outopsi tidak dilakukan," katanya saat dikonfirmasi.

Dengan adanya musibah tersebut, Citra mengimbau pemudik untuk memperhatikan kesehatan sebelum berangkat, karena situasi di jalan tidak menentu. Terlebih, pada hari-hari sebelumnya belasan pemudik juga pingsan yang langsung mendapatkan pertolongan dari petugas.

"Kami tentu tidak tahu kondisi kesehatan pemudik satu persatu. Yang tahu adalah diri mereka sendiri. Kalau kurang sehat lebih baik istirahat," katanya.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana