tirto.id - Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Solihin, menyatakan sejumlah gerai Alfamart gulung tikar sepanjang Januari-Desember 2025. Penutupan gerai tersebut disebabkan sejumlah hal.
"Karena tahun lalu juga, di tahun 2025, kita tutup [gerai] lumayan [banyak]," ucapnya di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/1/2026).
Ia menyebutkan, salah satu penyebab tutupnya gerai Alfamart lantaran nilai harga sewa bangunan yang melonjak tajam. Alasan lain, yakni pemilik bangunan yang enggan menyewakan lagi tempat ke pihak Alfamart.
Menurut Solihin, pihak Alfamart tidak memusingkan penutupan gerai tersebut. Pasalnya, terdapat pertambahan gerai nett sebanyak 1.081 gerai selama Januari-Desember 2025.
"Akhirnya di tahun 2025 kita tutup dengan angka 1.081 gerai. Secara total, Alfamart saat ini mempunyai gerai 21.120 gerai dengan jumlah karyawan 170 ribuan," urainya.
Sementara itu, ia menyatakan Alfamart telah resmi membuka satu gerai mereka di luar negeri, yakni di Bangladesh pada 27 Januari 2026. Lalu, Alfamart menargetkan membuka 100 gerai di Asia.
Di satu sisi, di dalam negeri sendiri, Alfamart menargetkan membuka 800 gerai. Namun, pembukaan gerai baru itu disebut tidak akan berkonsentrasi di area Jakarta atau kawasan sekitarnya.
"Saya pasti bisa pastikan di luar Jakarta ya, di luar [Jakarta]. Jakarta ada, tapi kecil lah. Kebanyakan wilayah timur, wilayah tengah [Indonesia]," ucap Solihin.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id



































