Sandiaga: Kami Tidak Pernah Janjikan 250 Ribu Rumah DP 0 Rupiah

Oleh: Hendra Friana - 11 Mei 2018
Dibaca Normal 1 menit
Sandiaga membantah bahwa dirinya dan Anies pernah menjanjikan pembangunan 250 ribu unit hunian DP 0 Rupiah.
tirto.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan bahwa dirinya dan Anies Baswedan tidak pernah menjanjikan untuk membangun 250 ribu unit hunian DP 0 rupiah.

Menurut dia, selama ini, angka itu hanya disebut untuk menjelaskan ketimpangan antara kebutuhan dan ketersediaan hunian atau backlog di DKI Jakarta.

"Tidak ada pembicaraan mengenai kami akan sediakan 250.000 unit. Tidak pernah ada. (Kami) selalu bilang bahwa 250.000 unit itu yang diperlukan oleh masyarakat. Pemprov paling bisa kerjakan 20 persen. Itu sudah berulang kali saya kasih tahu. Sisanya ya disediakan pasar, dunia usaha, BUMD, BUMN," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Jumat (11/5/2018).

Hunian DP 0 Rupiah adalah salah satu program unggulan Anies-Sandi saat masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Program ini sempat dianggap mustahil diwujudkan oleh lawan mereka di Pikada, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, sebab harga tanah di Jakarta sangat tinggi.

Namun, Anies-Sandi bersikukuh program itu dapat dijalankan jika keduanya terpilih menjadi pemimpin DKI Jakarta. Kurang dari seratus hari setelah berkantor di Balai Kota, Anies-Sandiaga memang melakukan groundbreaking pembangunan rumah susun (rusun) DP 0 Rupiah di kawasan Kelapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Meski dikritik oleh anggota DPRD lantaran belum adanya aturan yang jelas, pembangunannya terus dilanjutkan dan ditargetkan selesai pada 2019. Ada 700 lebih unit rusun yang ditawarkan dalam skema DP 0 dengan harga di bawah Rp360 juta.

Dalam situsweb jakartamajubersama.com, memang tidak ada pernyataan tegas bahwa Pemprov DKI Jakarta era Anies-Sandiaga bakal menyediakan 250 ribu hunian. Namun, di sana dijelaskan bahwa dalam 5 tahun, Anies-Sandi akan mengurangi backlog rumah di Jakarta dari 300 ribu menjadi 50 ribu unit.

Hitung-hitungan yang dilakukan juga didasarkan pada jumlah biaya yang harus ditanggung untuk menalangi uang muka 50 ribu rumah dari APBD setiap tahunnya.

"Sekarang lagi dihitung untuk lima tahun ke depan, berapa anggaran yang bisa kita dukung untuk program rumah dengan DP nol rupiah. Begitu ini selesai, ini akan kita terbitkan," kata Sandiaga.


Baca juga artikel terkait DP NOL PERSEN atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Politik)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Addi M Idhom