tirto.id - Nilai tukar rupiah terus melemah dan kian mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS di pasar spot. Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup terkoreksi 68 poin atau sekitar 0,40 persen ke level Rp16.955 per dolar AS pada perdagangan Senin (19/1/2026).
Pada saat yang sama, sejumlah bank domestik telah melepas dolar AS dengan harga di atas Rp17.000. OCBC, misalnya, mematok harga jual dolar sebesar Rp17.085 per pukul 16.15 WIB, dengan harga beli di level Rp16.765.
Hal serupa dilakukan Bank Central Asia (BCA). Pada layanan TT counter atau loket bank, BCA menjual dolar di harga Rp17.105 per pukul 15.54 WIB, sementara harga belinya berada di Rp16.905.
Sementara itu, UOB tercatat menjual dolar di level Rp17.081 sejak pukul 08.14 WIB, dengan harga beli sebesar Rp16.558.
Tak hanya bank swasta, bank pelat merah juga telah melepas dolar di atas Rp17.000. BNI, berdasarkan informasi nilai tukar valuta asing, mematok harga jual dolar pada layanan counter sebesar Rp17.060, dengan harga beli Rp16.760.
Adapun Bank Mandiri menjual dolar tepat di level Rp17.000 pada layanan counter sejak pukul 10.10 WIB hari ini. Sementara untuk harga beli, bank pita emas tersebut mematok harga sebesar Rp16.700.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































