tirto.id - Setiap harinya, perusahaan sekuritas merilis daftar saham pilihan mereka, termasuk untuk saham hari ini, Rabu, 21 Mei 2025. Rekomendasi ini mencakup beragam emiten yang dinilai memiliki prospek cerah, baik untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang.
Bagi investor yang baru memulai, panduan dari analis profesional dapat menjadi titik awal yang sangat membantu. Mengingat dinamisnya pasar saham, pengambilan keputusan investasi yang cepat dan akurat sangatlah penting.
Dengan memilih saham berdasarkan analisis yang kredibel, potensi kerugian dapat diminimalkan. Selain itu, strategi pengelolaan modal yang bijak juga krusial agar investasi dapat berjalan optimal. Artikel ini akan menyajikan pilihan rekomendasi saham untuk 21 Mei 2025 beserta tips investasi cerdas bagi pemula.
Pergerakan IHSG Hari Ini, 21 Mei 2025
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa 20 Mei 2025 pagi dibuka pukul 09.00 WIB menguat 23,06 poin ke posisi 7.164,15. Indeks LQ45 turut naik 1,47 poin atau 0,18 ke posisi 813,12.
Sementara itu saat penutupan sore IHSG ditutup melemah 46,49 poin atau 0,65 persen ke posisi 7.094,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,10 poin atau 1,12 persen ke posisi 802,55.
Pada hari ini Rabu pagi IHSG dibuka menguat 20,10 poin atau 0,60 persen ke posisi 7.114,70. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,96 poin atau 0,37 persen ke posisi 805,51.
Pada perdagangan Rabu 21 Mei 2025, Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas memprediksi IHSG akan menguat, dengan perhatian investor terarah pada keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).
Di tengah ketidakpastian global, BI diharapkan akan menurunkan suku bunganya menjadi 5,50 persen pada pertemuan Mei 2025, seiring dengan stabilnya nilai tukar rupiah yang cenderung menguat, didukung oleh konsensus pasar.
Pelemahan suku bunga ini diharapkan mampu menopang pertumbuhan ekonomi domestik yang saat ini mengalami perlambatan. Keputusan ini akan diambil dalam Rapat Dewan Gubernur BI (RDG BI) yang berlangsung pada Selasa dan Rabu pekan ini.
Dari ranah domestik, perhatian pasar juga tertuju pada kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal yang telah dipaparkan Kementerian Keuangan kepada DPR pada Selasa 20 Mei 2025.
Asumsi makro ini, termasuk target pertumbuhan ekonomi 5,2 hingga 5,8 persen, inflasi 1,5 hingga 3,5 persen, dan nilai tukar rupiah antara 16.500 hingga 16.900, akan menjadi dasar penyusunan RAPBN tahun depan.
Sementara itu, dari regional Asia, People's Bank of China (PBOC) telah memangkas suku bunga pinjaman acuannya (Loan Prime Rate/LPR) pada Selasa 20 Mei 2025 menyusul penguatan yuan dan meredanya ketegangan perdagangan.
LPR satu tahun turun menjadi 3,0 persen, dan LPR lima tahun (acuan kredit pemilikan rumah) turun ke 3,5 persen, diharapkan mendorong bank-bank kecil untuk mengikuti langkah serupa.
Di sisi lain, pada pelaku pasar pasar global kini menantikan kabar dari proposal pajak Presiden AS Donald Trump, setelah ia gagal meyakinkan beberapa anggota Partai Republik di DPR pada Selasa 20 Mei 2025.
Trump gagal meyakinkan anggota Partai Republik di DPR untuk mengubah penolakan mereka terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) pajak besar, khususnya terkait batas atas pengurangan pajak negara bagian dan lokal (SALT cap). Penolakan ini berpotensi menggagalkan pengesahan RUU tersebut, yang sebelumnya diharapkan Trump dapat disahkan sebelum akhir pekan Memorial Day.
Rekomendasi Saham Hari Ini, 21 Mei 2025
Berikut ini beberapa emiten saham yang direkomendasikan oleh berbagai perusahaan sekuritas pada hari ini.
1. BRIS – PT Bank Syariah Indonesia Tbk
- Rekomendasi: BUY
- Target Harga: 2.950
- Harga Penutupan : 2.900
- Stop loss: 2.880
2. PGEO – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
- Rekomendasi: BUY
- Target Harga: 1.330
- Harga Penutupan : 1.300
- Stop Loss: 1.290
3. MTEL – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
- Rekomendasi: Sell
- Target Harga : 700
- Harga Penutupan : 655
- Stop Loss: 630
4. UNVR – PT Unilever Indonesia Tbk
- Rekomendasi: Sell
- Target Harga TP: 1.895
- Harga Penutupan : 1.710
- Stop Loss: 1.650
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Elisabet Murni P
Masuk tirto.id





























