Indeks Teknologi

Teknologi
Selasa, 18 Juli 2017

Cara Mencegah Ponsel Terkena Mobile Ransomware

Cara yang paling penting untuk dilakukan adalah dengan mencadangkan data di ponsel agar aman dari serangan mobile ransomware.
Teknologi
Selasa, 18 Juli 2017

Waspadai Mobile Ransomware yang Berpotensi Serang Indonesia

Ransomware diprediksi akan menyasar perangkat mobile, terutama di negara berkembang.
Teknologi
Selasa, 18 Juli 2017

Menkominfo Siapkan Cara agar Telegram Bisa Diakses Kembali

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tengah menyiapka solusi agar pemblokiran Telegram dapat secepatnya dibuka.
Teknologi
Selasa, 18 Juli 2017

Alasan Pemblokiran Telegram Versi BNPT

BNPT menemukan pembicaraan yang memuat cara pembuatan bom, bahkan dalam percakapan di Telegram bahan-bahan bom tersebut dijelaskan secara detail.
Teknologi
Selasa, 18 Juli 2017

Pertarungan Sengit Alibaba Lawan Amazon

Alibaba dan Amazon sama-sama bersaing ketat menaklukkan pasar e-commerce. Keduanya juga ingin menunjukkan kedigdayaannya dengan akuisisi beberapa toko ritel offline dan online. Siapa juaranya?
Teknologi
Senin, 17 Juli 2017

Komunikasi Teroris: Telegram Mati, Gim Online Pun Jadi

Teroris diketahui memanfaatkan banyak kanal telekomunikasi, salah satunya memanfaatkan fitur chat di gim online.
Teknologi
Senin, 17 Juli 2017

Wiranto Klaim Pemblokiran Telegram untuk Lindungi Masyarakat

Menkopolhukam mengatakan pemblokiran Telegram untuk lindungi masyarakat dari ancaman terorisme.
Teknologi
Senin, 17 Juli 2017

Kemkominfo Pastikan Telegram Dapat Dinormalisasi Kembali

ISP diminta untuk memblokir 11 situs Telegram. Namun, Kemkominfo menyebutkan bahwa situs Telegram dapat normal kembali.
Teknologi
Senin, 17 Juli 2017

Siapa Sebenarnya Pavel Durov Pendiri Telegram?

Pavel Durov pencipta Telegram asal Rusia itu sedang jadi bahan omongan di Indonesia. Kemenkominfo telah memblokir aplikasi buatannya.
Byte
Minggu, 16 Juli 2017

Mengenang Friendster dan Media Sosial Jadul yang Lain

Sebelum Facebook, ada media sosial lain yang sudah terlebih dahulu populer digunakan publik internet. Masih ingat Friendster?
Teknologi
Minggu, 16 Juli 2017

Jawaban Pavel Durov, CEO Telegram: Kami Bukan Teman Teroris

Lewat salurannya di Telegram, Pavel Durov mengusulkan langkah-langkah solusi untuk menjawab situasi terbaru soal rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir layanan pesan Telegram.
Teknologi
Sabtu, 15 Juli 2017

Telegram Dianggap Tak Sesuai dengan Prosedur Kominfo

Selain dinilai mengandung konten radikalisme dan terorism, website Telegram diblokir karena tidak sesuai dengan prosedur Kominfo.
Teknologi
Sabtu, 15 Juli 2017

Mencegah Terorisme Tak Cukup Hanya dengan Memblokir Telegram

Pengamat media sosial Nukman Luthfie lebih menekankan pada aspek edukasi dan penegakan hukum dalam menangkal terorisme.
Teknologi
Sabtu, 15 Juli 2017

Negara-negara yang Memblokir Telegram

Beberapa negara seperti Rusia, China dan Iran sudah lebih dahulu memblokir Telegram dengan berbagai alasan.
Teknologi
Sabtu, 15 Juli 2017

Menkominfo Sebut BIN dan BNPT Setuju Telegram Diblokir

Menkominfo mengaku telah berkonsultasi dengan tiga institusi besar terkait dengan pemblokiran situs Telegram.
Teknologi
Sabtu, 15 Juli 2017

Menkominfo Beri Syarat ke Telegram Supaya Batal Diblokir

Syarat yang diberikan Kemenkominfo kepada Telegram adalah dengan membuat SOP guna menangkal konten-konten radikalisme.
Teknologi
Sabtu, 15 Juli 2017

Telegram, Makin Populer (Dianggap) Makin Mengkhawatirkan

Telegram akan diblokir karena dianggap oleh pemerintah Indonesia "membantu penyebaran radikalisme." Padahal tak semua konten di Telegram berbahaya. Banyak kelompok diskusi bermanfaat di layanan pesan tersebut.
Teknologi
Jumat, 14 Juli 2017

Menkominfo Punya Bukti Telegram Memuat Konten Radikalisme

Rudiantara mengaku memiliki bukti bahwa Telegram banyak memuat propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian hingga ajakan atau cara merakit bom.
Teknologi
Jumat, 14 Juli 2017

CEO Telegram Tanggapi Kabar Pemblokiran oleh Kemenkominfo

Kemenkominfo ingin memblokir Telegram karena diduga banyak memuat propaganda radikalisme, terorisme dan paham kebencian.
Teknologi
Jumat, 14 Juli 2017

Kominfo Blokir Telegram

Telegram diblokir oleh Kominfo karena mengandung konten-konten yang mengajarkan radikalisme.