Indeks Teknologi
Cara Mencegah Ponsel Terkena Mobile Ransomware
Cara yang paling penting untuk dilakukan adalah dengan mencadangkan data di ponsel agar aman dari serangan mobile ransomware.
Waspadai Mobile Ransomware yang Berpotensi Serang Indonesia
Ransomware diprediksi akan menyasar perangkat mobile, terutama di negara berkembang.

Menkominfo Siapkan Cara agar Telegram Bisa Diakses Kembali
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tengah menyiapka solusi agar pemblokiran Telegram dapat secepatnya dibuka.

Alasan Pemblokiran Telegram Versi BNPT
BNPT menemukan pembicaraan yang memuat cara pembuatan bom, bahkan dalam percakapan di Telegram bahan-bahan bom tersebut dijelaskan secara detail.

Pertarungan Sengit Alibaba Lawan Amazon
Alibaba dan Amazon sama-sama bersaing ketat menaklukkan pasar e-commerce. Keduanya juga ingin menunjukkan kedigdayaannya dengan akuisisi beberapa toko ritel offline dan online. Siapa juaranya?

Komunikasi Teroris: Telegram Mati, Gim Online Pun Jadi
Teroris diketahui memanfaatkan banyak kanal telekomunikasi, salah satunya memanfaatkan fitur chat di gim online.
Wiranto Klaim Pemblokiran Telegram untuk Lindungi Masyarakat
Menkopolhukam mengatakan pemblokiran Telegram untuk lindungi masyarakat dari ancaman terorisme.

Kemkominfo Pastikan Telegram Dapat Dinormalisasi Kembali
ISP diminta untuk memblokir 11 situs Telegram. Namun, Kemkominfo menyebutkan bahwa situs Telegram dapat normal kembali.

Siapa Sebenarnya Pavel Durov Pendiri Telegram?
Pavel Durov pencipta Telegram asal Rusia itu sedang jadi bahan omongan di Indonesia. Kemenkominfo telah memblokir aplikasi buatannya.

Mengenang Friendster dan Media Sosial Jadul yang Lain
Sebelum Facebook, ada media sosial lain yang sudah terlebih dahulu populer digunakan publik internet. Masih ingat Friendster?

Jawaban Pavel Durov, CEO Telegram: Kami Bukan Teman Teroris
Lewat salurannya di Telegram, Pavel Durov mengusulkan langkah-langkah solusi untuk menjawab situasi terbaru soal rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir layanan pesan Telegram.

Telegram Dianggap Tak Sesuai dengan Prosedur Kominfo
Selain dinilai mengandung konten radikalisme dan terorism, website Telegram diblokir karena tidak sesuai dengan prosedur Kominfo.

Mencegah Terorisme Tak Cukup Hanya dengan Memblokir Telegram
Pengamat media sosial Nukman Luthfie lebih menekankan pada aspek edukasi dan penegakan hukum dalam menangkal terorisme.

Negara-negara yang Memblokir Telegram
Beberapa negara seperti Rusia, China dan Iran sudah lebih dahulu memblokir Telegram dengan berbagai alasan.

Menkominfo Sebut BIN dan BNPT Setuju Telegram Diblokir
Menkominfo mengaku telah berkonsultasi dengan tiga institusi besar terkait dengan pemblokiran situs Telegram.
Menkominfo Beri Syarat ke Telegram Supaya Batal Diblokir
Syarat yang diberikan Kemenkominfo kepada Telegram adalah dengan membuat SOP guna menangkal konten-konten radikalisme.

Telegram, Makin Populer (Dianggap) Makin Mengkhawatirkan
Telegram akan diblokir karena dianggap oleh pemerintah Indonesia "membantu penyebaran radikalisme." Padahal tak semua konten di Telegram berbahaya. Banyak kelompok diskusi bermanfaat di layanan pesan tersebut.

Menkominfo Punya Bukti Telegram Memuat Konten Radikalisme
Rudiantara mengaku memiliki bukti bahwa Telegram banyak memuat propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian hingga ajakan atau cara merakit bom.

CEO Telegram Tanggapi Kabar Pemblokiran oleh Kemenkominfo
Kemenkominfo ingin memblokir Telegram karena diduga banyak memuat propaganda radikalisme, terorisme dan paham kebencian.

Kominfo Blokir Telegram
Telegram diblokir oleh Kominfo karena mengandung konten-konten yang mengajarkan radikalisme.
Masuk tirto.id








