tirto.id - Michael Sianipar merupakan Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia saat ini. Namanya semakin mencuat setelah membantu Timnas Indonesia lolos ke final Piala Asia Futsal 2026. Bagaimana profil Michael Sianipar?
Michael Sianipar memiliki nama lengkap Michael Victor Sianipar. Ia lahir di Jakarta pada 3 Maret 1991. Sama seperti ketua umum federasi olahraga di Indonesia pada umumnya, Michael juga datang dari latar belakang sebagai politikus.
Dalam biografi di akun media sosial Instagram miliknya, saat ini Michael bergabung dengan Partai Perindo. Ia menempati jabatan yang cukup tinggi yaitu sebagai Bendahara Umum Partai Perindo.
Keputusan terjun ke dunia politik selaras dengan bidang studi yang diambil Michael saat kuliah. Saat itu ia mengambil jurusan Ilmu Politik dan Hubungan Internasional di Universitas Yonsei, Korea Selatan, pada tahun 2012.
Pada tahun itu juga Michael menjadi asisten Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Berhasil mendapatkan jabatan tersebut, Ahok lantas mengangkat Michael sebagai asisten pribadinya.
Karir politik Michael lantas dimulai saat ia bergabung dengan PSI (Partai Solidaritas Indonesia). Di sana ia menjabat sebagai Ketua DPW PSI Jakarta pada 2015-2022. Michael lantas memutuskan mundur dari partainya itu pada 5 Desember 2022.
Setelah itu Michael bergabung dengan Partai Perindo mulai tahun 2023. Di sana, ia mendapatkan jabatan sebagai bendahara umum yang masih ia lakoni hingga saat ini.
Karier berikutnya dijalani Michael sebagai Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) periode 2024-2028. Michael saat itu terpilih secara aklamasi atau tanpa melalui mekanisme voting. Michael menjadi calon tunggal saat itu menggantikan Ketua Umum FFI sebelumnya yakni Hary Tanoesoedibjo.
Kinerja Michael di FFI terbukti sangat nyata dengan berbagai pencapaian Timnas Futsal Indonesia sejauh ini. Di era kepemimpinannya, beberapa prestasi besar diraih oleh Timnas Futsal Putra asuhan Hector Souto.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Timnas Futsal Indonesia mampu menembus babak final Piala Asia. Sayangnya gelar juara gagal diraih karena kalah dari Iran melalui adu penalti. Namun melihat nama besar Iran dan sejarah Indonesia sebelumnya, status sebagai runner-up itu bukan hal yang buruk dan patut mendapatkan apresiasi besar.
Selain itu untuk pertama kalinya Timnas Futsal Putra meraih medali emas SEA Games 2025. Skuad asuhan Souto juga bisa berbicara banyak saat menjuarai Piala AFF Futsal 2024 sejak terakhir kali meraihnya tahun 2010.
Prestasi lain yang dapat diukur dengan trofi adalah di turnamen CFA International Futsal Tournament 2025 di China. Walau turun tidak dengan kekuatan terbaik, Indonesia masih bisa menjadi juara.
Selain itu Michael juga berhasil dua kali menggelar turnamen futsal 4Nations World Series di Jakarta sepanjang tahun 2025. Tim-tim seperti Argentina, Jepang, Belanda, Latvia, Tanzania, dan Arab Saudi berhasil didatangkan di dua edisi turnamen itu.
Prestasi futsal Indonesia di bawah kepemimpinan Michael juga terlihat di level kelompok umur. Misalnya saja saat Timnas Futsal U16 juara Piala AFF 2025 pada Desember lalu. Pada momen yang bersamaan, Timnas U19 menjadi runner-up di turnamen yang sama.
Tidak hanya fokus ke futsal putra, futsal putri juga tidak luput dari perhatian. Sejarah dibuat anak asuh Luis Estrela saat meraih medali perak di ajang SEA Games untuk pertama kalinya pada tahun 2025. Capaian terbaik Timnas Futsal Putri sebelumnya di SEA Games adalah medali perunggu tahun 2017.
Di level Piala Asia, Timnas Futsal Putri juga bisa lolos ke babak perempat final AFC Futsal 2025 walau kemudian kalah dari China 6-0. Kendati gagal lolos ke Piala Dunia Futsal, aksi tim asuhan Estrela saat itu tidak bisa dikatakan jelek karena mampu menyerupai pencapaian tahun 2018.
Dari sisi lain, keputusan FFI mengontrak Souto dan Estrela juga patut diacungi jempol. Keduanya termasuk pelatih top di dunia futsal dan kehadiran mereka memberikan dampak positif terhadap perkembangan Timnas Futsal Indonesia baik putra maupun putri.
Kini, ada satu target tinggi yang diusung Michael sebelum jabatannya sebagai Ketua Umum FFI selesai pada 2028. Michael menyatakan bahwa Indonesia telah mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 Putra. Jika berhasil, nama Michael tentu akan semakin bersinar kendati ia tak selalu disorot dalam segala kesuksesan timnas futsal di era kepemimpinannya.
"Biddingnya sudah kita submit, tetapi belum ada keputusan dari FIFA. Kami berharap kesuksesan di Piala Asia Futsal 2026 ini bisa memperkuat argumen bahwa Indonesia juga siap menjadi tuan rumah Piala Dunia," kata Michael dikutip dari laman Antara.
Untuk mendukung target bermain di Piala Dunia Futsal 2028, Michael tidak lupa terhadap satu hal penting. Ia memastikan Souto masih akan menangani tim hingga 2028 atau setelah Piala Dunia tersebut selesai.
Profil Michael Sianipar
Berikut profil singkat Michael Sianipar Ketum Federasi Futsal Indonesia:
- Nama lengkap: Michael Victor Sianipar
- Tempat lahir: Jakarta
- Tanggal lahir: 3 Maret 1991
- Akun Instagram: @michaelvsianipar
Jabatan:
- 2012-2017: Asisten pribadi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
- 2015-2022: Ketua DPW PSI Jakarta
- 2023-sekarang: Bendahara Umum Partai Perindo
- 2024-2028: Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI)
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id






























