Menuju konten utama

Profil Mario Pineida, Bek Barcelona yang Tewas Ditembak

Bek Barcelona SC, Mario Pineida, tewas ditembak. Baca artikel ini untuk profil lengkap dan pencapaian kariernya.

Profil Mario Pineida, Bek Barcelona yang Tewas Ditembak
Mario Pineida dari Barcelona Ekuador berebut bola selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Copa Libertadores di Stadion Monumental di Guayaquil, Ekuador, pada 29 September 2021. AFP/FRANKLIN JACOME / POOL

tirto.id - Bek asal Ekuador, Mario Pineida, tewas setelah ditembak di Guayaquil pada Rabu (17/12/2025) waktu setempat. Menurut laporan AP News, insiden ini terjadi di wilayah Samanes, ujung utara kota. Polisi menyebutkan bahwa dua pelaku menggunakan sepeda motor saat menyerang Pineida, pasangan, dan ibunya.

Guayaquil, kota Pineida bermain, menjadi pusat kekerasan geng dan perdagangan narkoba. BBC menyebutkan bahwa, dalam sembilan bulan terakhir, tercatat sekitar 1.900 pembunuhan di wilayah ini, tertinggi di Ekuador.

Presiden Daniel Noboa telah berjanji menindak organisasi kriminal yang memperluas operasi mereka di wilayah tersebut. Barcelona Sporting Club mengonfirmasi berita kematian Pineida melalui akun Instagram resmi. Pineida sempat bermain untuk beberapa klub, termasuk Independiente del Valle dan Fluminense, serta membela tim nasional Ekuador.

Profil MarioPineida, Bek Barcelona yang Tewas Ditembak

Mario Alberto Pineida Martinez lahir pada 6 Juli 1992 di Santo Domingo, Ekuador. Ia dikenal sebagai bek sayap yang serbaguna dan menghabiskan sebagian besar kariernya di kasta tertinggi sepak bola Ekuador. Pineida memulai karier profesionalnya di Independiente del Valle pada 2010.

Ia bermain untuk Independiente DV hingga 2015 dengan 178 penampilan dan mencetak 3 gol. Pada 2016, ia pindah ke Barcelona SC di Guayaquil dan tampil dalam 186 laga, meraih dua gelar Serie A pada 2016 dan 2020. Pineida juga sempat dipinjamkan ke Fluminense Brasil pada 2022 dan El Nacional pada 2024.

Pineida mencatat total 394 penampilan sepanjang karier klubnya dan mencetak lima gol. Ia memulai karier junior di CSCD Brasilia, CD Saquisilí, dan Panamá SC sebelum bergabung dengan Independiente DV pada 2010. Tingginya 1,70 meter dan posisi utama sebagai bek sayap menjadi ciri khasnya di lapangan.

Di level internasional, Pineida bermain untuk Ekuador U20 pada 2010-2011 dengan 12 penampilan. Ia kemudian tampil untuk tim nasional senior antara 2015 hingga 2021 dengan sembilan caps.

Pineida turut ambil bagian di Copa America 2017 dan 2021 serta masuk daftar final 23 pemain untuk Copa America 2015. Ia meraih sembilan caps untuk Ekuador dan terakhir tampil di Copa America 2021 sebagai pemain pengganti melawan Brasil.

Selama kariernya di Barcelona SC, Pineida menjadi bagian dari skuad yang mencapai semifinal Copa Libertadores. Ia membantu klub meraih prestasi domestik sekaligus memperkuat perannya sebagai bek sayap andalan.

Penghargaan yang diraih Pineida antara lain Serie A 2016 dan 2020 bersama Barcelona SC. Ia juga memenangkan Copa Ecuador 2024 saat dipinjamkan ke El Nacional. Klub-klub sebelumnya dan rekan-rekan di tim nasional turut memberi penghormatan atas kontribusinya.

Kematian Pineida terjadi pada 17 Desember 2025 di Guayaquil akibat penembakan di wilayah Samanes. Pineida meninggal pada usia 33 tahun, meninggalkan jejak di dunia sepak bola Ekuador.

Pembaca yang ingin mengetahui informasi seputar Profil Tokoh dapat klik tautan di bawah ini.

Kumpulan artikel tentang Profil Tokoh

Baca juga artikel terkait PESEPAKBOLA atau tulisan lainnya dari Satrio Dwi Haryono

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Satrio Dwi Haryono
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Yantina Debora